Kamis, 22 September 2016

Slime - Chapter 08 - Kekuatan di Tanganku

(TL Note : Yay... ane jadi teringat sama masa kecil ane... yang ngagumi pahlawan super... andai ane menjadi salah satu...)



Chapter 08 - Kekuatan di Tanganku



Sudah cukup lama sejak terakhir aku berjalan di bawah sinar matahari.
Bukannya berarti aku ini vampire yang meleleh atau terluka karena berada dibawahnya, sih.
Sekarang ini, menggunakan insting monsterku, aku bisa merasakan beberapa hal yang berbahaya.
Akan tetapi, aku akan juga tetap melakukannya walau aku tahu kalau itu berbahaya.
Tidak ada yang lucu sih.
Kurasa aku benar-benar harus tahu diri.

Gua ini kelihatannya berada di tengah hutan.
Pintu masuknya terletak di tempat yang bisa kau sebut juga dengan gunung kecil atau bukit besar.
Terlihat menonjol di antara pohon-pohon yang tinggi, bukitnya bisa terlihat dari jauh.
Tanpa harus menjelaskannya lagi, ini adalah satu-satunya tempat dimana kau bisa melihat matahari. Hutannya terlihat sangat gelap.
Harusnya lingkaran sihir itu merasakan ini.
"Orang yang bijak selalu menjauhi bahaya", begitulah katanya.
Dan begitulah, aku langsung pergi dari tempat itu.

Sejak saat aku meninggalkan gua, beberapa waktu telah berlalu.
Matahari sudah mulai terbenam di ujung sana.
Sepertinya aku meninggalkan gua tepat di siang hari.
Kau akan terkejut dengan seberapa inginnya aku meluruskan jam diriku dengan matahari.
Ketika aku memikirkan itu, dia secara alami berubah.
Apa memang semudah itu...?
Sekarang adalah jam 4 tepat di sore hari.
Waktunya untuk makan malam, tapi sayangnya aku tidak butuh makanan.
Aku bisa makan, tapi karena aku tidak bisa merasakan apapun, itu jadi sia-sia.
Sambil memikirkan makanan, aku teringat.
Monster yang aku makan di dalam gua.
Walaupun aku baru saja mendapatkan kekuatan baru, aku masih belum ada kesempatan menggunakannya.

Ular hitam [Heat Detection, Noxious Breath]
Monster kelabang [Paralysis Breath]
Laba-laba besar [Sticky Thread, Steel Thread]
Kelelawar vampire [Vampirism, Ultrasound Waves]
Kadal cangkang kura-kura [Body Armor]

[Noxious Breath] milik si ular sebagai contohnya, aku tidak bisa menggunakannya sama sekali.
Sebenarnya, ketika si kadal muncul, aku sempat menggunakannya.
Dan hasilnya...
Layaknya itu bukan pelindung sama sekali!
Si kadal meleleh di depan mataku.
Pemandangan yang benar-benar mengerikan. Bahkan mengingatnya saja membuatku ingin muntah.
Dan itulah kenapa aku menghidarinya.
Jika, begini, ada petualang yang kebetulan berjumpa dengan ular ini, mereka mungkin akan dibantai bahkan sebelum mereka bisa merapal mantra.
Hmm? Jika aku terkena serangannya?
Aku belum pernah memikirkannya, ataupun melakukannya.
Mari begini saja, syukurlah aku yang menyerang duluan!
Untuk terkena serangan dari nafas berbahaya itu... bakalan buruk.
Tapi tunggu, itu bukanlah sesuatu yang ingin aku ingat.
Karena melihat organ dalam yang berceceran dan si kadal yang berlumuran darah sangat tidak nyaman - setidaknya bagiku, aku memutuskan untuk melupakan [Noxious Breath]. Untuk yang terjadi ketika aku menggunakannya sebagai slime?
Radius serangannya berkurang setidaknya setengah.
Jika serangannya ketika berubah menyebar kira-kira sekitar 7~10 meter, tanpa perubahan maka akan dikurangi menjadi hanya satu meter.
Pokoknya, apa kau mau melihat lawanmu meleleh di depan dirimu? Karena itulah, skill ini aku segel.
Di sisi lain, [Heat Detection] itu sangat menakjubkan.
Makhluk hidup menghasilkan panas.
Jika digabungkan dengan [Magic Perception], tidak ada serangan yang tidak diketahui. Tetapi, karena manusia dan monster kelas atas mungkin memiliki beberapa skill atau sihir, tidak ada alasan untuk tidak lengah.

Selanjutnya, tentang si kelabang.
Tidak akan kutiru yang satu ini - karena penampilannya.
Nafas pelumpuhnya berfungsi sama seperti si ular punya. Jaraknya juga tidak begitu berbeda.
Dan seperti yang kukira, jaraknya berkurang menjadi satu meter ketika digunakan sebagai slime. Tapi, ini mungkin skill yang bagus digunakan ketika melakukan serangan diam-diam.
Atau begitulah yang ingin kukatakan, tapi jika aku harus bertarung dengan musuk sedekat itu, aku lebih baik memilih berubah atau lari. Hal yang lain hanya akan berujung kekalahan.

Si kadal.
Dia kuhisap setelah benar-benar meleleh oleh nafas beracunku. Dan lagi, memperbaiki tubuhnya tidak dimungkinkan.
Yang lebih penting lagi, dengan memiliki daya tahan terhadap serangan fisik rasanya membuat berubah menjadi tidak berguna.
Jadi aku mencoba menggunakan [Body Armor] ketika menjadi slime.
Wajahku mengeras.
Seperti yang bisa kau temukan di banyak MMO (Game), aku menjadi slime besi.
Warna biru terangku sebelumnya berubah menjadi warna biru silver metalik.
Tetapi, karena aku tidak mencoba menerima serangan, aku tidak tahu seberapa efektif hasilnya.
Walaupun aku jadi mendapatkan tambahan warna cantik, sih.
Mungkin aku akan menggunakannya untuk mengejutkan beberapa musuh.

Itu adalah rincian kekuatan dari ketiga spesies tersebut.
Masalahnya terletak di dua sisanya.
Mereka memiliki kemampuan yang sangat menarik.
Kau ingin tahu apa yang menarik dari mereka?

Pertama, si laba-laba.
Benar, kalian semua tahu tentang pahlawan yang memiliki kekuatan laba-laba, kan? *TL Note : Favorit ane tuh!*
*Hyui!* Dia menembakkan benang dari pergelangannya, lompat dari gedung ke gedung.
Orang yang terkenal itu.
[Sticky Thread] itu ditujukan untuk membuat musuhmu terperangkap dan mencegah mereka untuk bergerak.
Tetapi, jika aku yang menggunakannya, bisakah aku melakukan gerakan seperti "orang itu"?
Langsung saja, aku segera mencobanya.
Bidik di pohon besar itu...

*Hyui! ... Buraaaaan...,

Umm, mari aku jelaskan tentang [Steel Thread].
[Sticky Thread]? Apa itu? Tidak tahu apa-apa tentang skill yang membuatmu bergatung di pohon.
Dan jadi, tentang [Steel Thread].
Ini bisa digunakan untuk bertahan dari serangan musuh.
Atau ketika membuat sarang, ini bisa digunakan untuk menambah keuntunganmu (membuat labirin).
Tapi apa yang aku coba adalah membuat sebuah benang yang tipis dan menyambukannya ke pohon.

*Pyun! Buchin.*

Dengan mudahnya terpotong.
Dan, ada juga itu.
Ketika aku bisa melihatnya dengan mudah dengan [Magic Perception]-ku, sebenarnya ini sangat sulit untuk dilihat dengan mata telanjang.
Dengan berlatih, ini mungkin akan menjadi senjata yang bisa diandalkan.
Aku akan berlatih dengannya nanti.

Dan yang terakhir - si kelelawar.
Aku sangat berharap banyak dari skillnya.
Skill [Vampirism]? Dengan menghisap darah target aku bisa menggunakan kekuatannya sementara.
Bukan skill yang perlu dikhawatirkan.
Maksudku, [Predator]-kan lebih bagus. Apa akan terlihat berlebihan jika aku anggap [Vampirism] itu versi rendahnya?
Dan aku juga tidak ingin menghisap darah.
Jadi setelah mempelajari semuanya, aku membuang [Vampirism].
Lagi, skill yang sudah membuatku tertarik adalah [Ultrasound Waves].
Dari pada membuatnya musuh bingung atau membuatnya pingsan, skill ini juga bisa untuk menunjukkan suatu tempat.
Di duniaku sebelumnya, kelelawar juga memiliki kemampuan yang sama.
Tapi jangan lewatkan yang paling penting. Yang paling utama adalah tali suara.
Bagi dirinya, mungkin ini bukanlah hal yang hebat.
Jadi langkahku selanjutnya adalah membuat organ yang dibutuhkan untuk menggunakan gelombang suara ini.
Beruntungnya, aku tidak harus membuatnya dari sekedar imajinasiku dan bisa langsung menghasilkannya berdasarkan dari kelelawar yang aku hisap.
Dengan ini, aku mungkin akan bisa berbicara.
Lelah dan capek, aku terus berkerja melewati malam tanpa tidur sedikitpun!
... Bukannya aku juga butuh sih...

Tiga hari tiga malam terus kuteliti, dan mendapatkan hasil!!!

「bAwa akU Ke PemImpiNmU!」

Berhasil!
Untuk bagaimana suaranya - pernahkan kau berbicara tepat di depan kipas angin, suara robot itu? Iya, tepat seperti itu.
Sisanya bisa diperbaiki dengan penyetelan sedikit.
Sampil menenangkan kesenanganku, aku berhati-hati mulai penyetelannya.

Akan tetapi, aku kelihatannya tidak bisa menggunakan [Ultrasound Waves].
Padahal aku yakin kalau aku bisa menembakkan gelombang suara...
Aku akan menyebutnya sebagai Sonic Blaster atau Sonic Buster...
Bisakah aku menggunakannya?

<<Solusi. Dari skill [Ultrasound Waves], skill [Supreme Vibrations] bisa diturunkan. Akan tetapi, sekarang masih belum bisa didapatkan.>>

Diturunkan, ya? Mungkin harus membuat skillnya evolusi terlebih dahulu.
Jadi aku kekurangan informasi untuk mendapatkan skill selanjutnya.
Sayang banget... akan menjadi sangat bagus kalau memiliki skill yang ketika ditembakkan akan beresonansi dengan target dan menghancurkannya.
Jujur saja, jika aku tidak mendapatkannya sendiri, bagaimana aku bisa berharap untuk menggunakannya?
Kelihatannya aku ini adalah slime yang sangat tamak.
Memiliki banyak kemampuan, tanpa ditanya, hal yang bagus. Tapi, aku rasa tidak perlu terburu-buru.
Aku harusnya sudah puas karena akhirnya bisa mengembalikan suaraku.

Dan begitulah, sambil mencoba bermacam hal, aku lanjut menuruni jalan ini.
Tanpa ada arah di pikiran.
Tapi tujuanku, aku rasa, adalah hal yang baik.
Di suatu tempat di balik hutan ini, disana ada kota dimana ada orang baik yang bisa aku ajak berbicara...
Yang paling penting, hari ini sudah cukup damai.
Di dalam gua, aku berkali-kali diserang oleh monster, tapi sejak datang ke sini, aku tidak pernah melawan satupun.
Hanya sekali itu saja: ketika aku sedang berlatih berbicara, aku diserang oleh segerombol serigala.

「A"?」

Aku terlihat seperti sudah mengancam mereka dengan suaraku saja.

「Kyaiiiiiiiin!!!」

Dan mereka lari dengan tangisan menyedihkannya.
Lebih besar dari pada anjing peranak terbesar, dengan panjang tubuh lebih dari dua meter, dan segerombol dari mereka...
Mau bilang apa? Takut karena seekor slime rendahan... sungguh menyedihkan.
Bagi diriku, aku tidak ada keinginan bertarung.
Meskipun aku bisa saja mendapatkan kemampuan untuk mencium bau sebagai hasilnya...

Pikiran itu sedikit menggangguku, jadi aku terus waspada, tapi tidak ada satupun serigala terlihat.
Sebenarnya, disana tidak ada monster dalam jarak seratus meter dariku.
Hmm? Entah mengapa, ini seperti mereka takut kepadaku...?
Kenapa?
Yup, jelas sekali, aku bisa merasakan ketakutan mereka.

Setelah memastikan itu, aku merasakan sekelompok monster mendekat.
Di depan mataku, sekelompok dari 30 monster berbentuk manusia-hijau tersandung di depanku.
Bertubuh kecil.
Perlengkapan sederhana.
Tertutupi oleh kotornya tanah, ekspresi mereka terlihat kekurangan intelek.
Tapi, tidak sepenuhnya brutal. Beberapa dari mereka ada juga yang menggunakan pedang, tombak, kapak batu, dan panah.
Sel-sel otakku langsung mengetahui identitas sebenarnya mereka!
Monster terkenal yang akan menyerang petualang! Iya, Goblins!!!
Mainstream bener.
Dan yang akan mereka serang adalah monster lemah... jadi diriku?
Tapi hei, untuk datang dengan 30 orang melawan seekor slime... itu terlalu berlebihan!
Akan tetap, entah mengapa aku tidak merasa takut sedikitpun.
Instingku menolak untuk takut kepada mereka.
Banyak pedang mereka yang sudah berkarat, dan jirah yang tipis. Beberapa ada yang ditempel dengan potongan kain.
Dibandingkan: dengan si kadal yang ditutupi ribuan sisik yang keras; si laba-laba dengan kaki setajam pedang.
Diriku yang sudah bertahan dari pertarungan itu, tidak bisa membayangkan kalah di tangan goblin-goblin ini.
Dan jika situasi memburuk, aku hanya tinggal berubah menjadi si ular dan mengalahkan mereka.

Ketika aku memikirkan hal-hal ini, satu dari mereka maju kedepan - mungkin dia ketuanya - membuka mulutnya.

「Guga. Wahai kau yang kuat... Apakah Engkau, punya urusan, didepan sana?」

Hah, goblin bisa bicara.
Aku ingin tahu apa mereka bisa menggunakan [Magic Perception]...
... dan apa mereka baru saja memanggilku "yang kuat"?
Pertama mengepungku dengan pasukan bersenjata, dan lalu dengan sopan bertanya... apa nih orang.
Aku tertarik.
Dan lagi, tidak terlihat kalau mereka akan segera menyerang.
Akankah kata-kataku sampai ke mereka? Aku rasa aku hanya harus mencoba.

Dan begitulah, aku mencoba berbicara dengan para goblin.


Status

    Nama: Rimuru Tempest
    Spesies: Slime
    Perlingdungan Suci: the Storm Crest
    Julukan: Tidak ada
    Sihir: Tidak ada
    Kemampuan: Skill Unik [Great Sage], Skill Unik [Predator], Skill Slime [Dissolve, Absorb, Regenerate], skill ekstra[Water Manipulation], skill ekstra [Magic Perception], skill yang diturunkan - Ular Hitam [Heat Detection, Noxious Breath], Kelabang [Paralysis Breath], Laba-laba [Sticky Thread, Steel Thread], Kelelawar [Ultrasound Waves], Kadal [Body Armor]
    Daya Tahan: Thermal Fluctuation Resistance EX, Physical Attack Resistance, Pain Resistance, Electricity Resistance, Paralysis Resistance



0 komentar:

Posting Komentar