Senin, 03 Oktober 2016

Slime - Chapter 12 - Mempersiapkan Lingkungan Kami

(TL Note : ane balik lagi semuanya... weiiii... ane semalem baru aja dari kolam berenang...
tapi ini rahasia ya... ane enggak pande renang... hiks* hiks*... iri bener ngeliat yang bisa berenang.)



Chapter 12 - Mempersiapkan Lingkungan Kami



Hmmm.
Para monster benar-benar berkembang dengan cepat sekana tiga hari ini.
Betapa mengejutkan...
Ini apa yang sebut... evolusi, ya...
Apa mendapatkan nama menyebabkan evolusi?

Kalau dipikir-pikir, Veldora ada menyinggung sesuatu tentang nama...
Sesuatu tengan "tak bernama" dan "monster bernama".
Jadi begitu! Bagi monster untuk mendapatkan nama adalah bagi mereka 'tuk menjadi monster bernama!
Jadi status mereka meningkat, dan hasilnya -- evolusi!
Jadi begitu... itulah kenapa mereka kegirangan.
Itu juga menjelaskan kenapa aku menggunakan begitu banyak tenaga.

Evolusi monster sangat konyol.
Dari pada bertumbuh besar, mungkin lebih baik untuk mengatakan kalau mereka menjadi sesuatu yang berbeda.
Mata para goblin bersinar kegirangan, memancarkan kebijaksanaan mereka, dan bagi para wanitanya...
Apaan tuh! Mereka benar-benar terlihat feminim!
Aku sangat terkejut sampai-sampai tidak bisa teriak!
Eh? ... EHH???
Aku tidak bisa mempercayai mataku.
Walau tadinya mereka monster kecil, menyerupai monyet...
Para pria menjadi Hobgoblin.
Yang wanita menjadi Goblina.
Dengan begitu mereka berevolusi.
Menurut apa yang dikatakan Rigurdo, mereka mendengar "Suara Dunia".
"Ini adalah evolusi agung dan langka yang pernah aku dengar dari legenda!" Adalah bagaimana senangnya dia ketika mengatakannya padaku tentang itu.
Para goblin wanita tadinya tertutupi dari kepala sampai kaki tapi dikarenakan evolusi beberapa bagian yang menggairahkan terlihat.
"Bahkan tembok cemburu dengan dirimu!"~ adalah candaan yang tidak bisa aku katakan lagi. (TLN : Pfftt...)
Para pria tentu saja senang.
Dan mereka juga tidak berpakaian banyak...
Aku memikirkan tiga faktor penting dalam hidup, kami harus memikirkan masalah pakaian terlebih dahulu.

.

Dan setelah itu ada masalah tentang "Ranga".
Dia menjadi sangat bahagia dengan kesembuhanku, sampai dia tidak meninggalkanku sendiri sedetikpun.
Dan selagi aku tidak bisa bilang aku tidak suka bulu yang lembut... aku orangnya lebih ke kucing.
Jangan salah sangka dulu: Aku tidak membencinya.

「Jadi, Ranga, aku hanya memberikan dirimu nama, terus kenapa semua dari kawanan berevolusi?」

Itu benar. Tepat ketika aku memberikan Ranga nama, kejadian tidak nyaman itu terjadi...

「Tuanku tercinta! Kami dari fang wolf adalah "semua sebagai satu". Nama yang anugrahkan sudah menjadi nama spesies kami!」

Jadi gitu, jadi gitu.
Nama yang dibagi, jadi semuanya berevolusi.
Menurutnya, alpha yang sebelumnya tidak menyukai prinsip ini.
Jika dia melakukannya, pertarungan itu mungkin akan berjalan sedikit berbeda.
Oh dan dengan hal mengenai itu, Ranga kelihatannya telah mengamankan kepemimpinannya di kumpulan.
Dan berkat hal itu, spesiesnya berubah dari fang wolf menjadi storm fang wolf. (TLN : Serigala Taring Badai)
Jadi untuk singkatnya, mereka sudah menjadi lebih kuat! Adalah yang ingin aku katakan.
Kelihatannya seperti dia ingin dipuji, jadi...

「Kerja bagus!」

Dan bahagianya dia mengibaskan ekornya.
Seperti yang kau bayangkan, jika seekor monster lima meter mulai mengibaskan ekornya, kau akan terhempas.
Dan lucunya, dipelototi saja sudah cukup membuatnya patah hati.

Masalahnya, bagaimanapun, adalah dalam perawatan serigalanya.
Karena sudah menjadi pasangan, para segirala dan goblin hidup bersama...
Atau lebih tepatnya, dikarenakan tidak ada rumah, goblin menggunakan serigala sebagai guling.
Pertama masalah pakaian, dan sekarang tempat tinggal.
Jadi... bagaimana ini...?

.

Ada segunung makanan di depanku sekarang.
Jadi dengan hal untuk perawatan, itu menjawab semua masalah.
Kelihatannya bersamaan dengan waktu aku kehabisan energi, mereka mulai berevolusi.
Dan, setelah itu selesai sehari kemudian, mereka memutuskan untuk merayakannya bersama.
Tetapi, dikarenakan aku sedang dalam proses penyembuhan, mereka hanya terus mengumpulkan makanan.

Jadi selama penyembuhan, walaupun aku bisa merasakan sedang dirawat, aku tidak merasakan evolusi ataupun persiapan untuk pesta.
Kondisi hemat energi membuatku benar-benar tidak berdaya. Harus lebih hati-hati.
Tetapi, untuk menunggu perintahku bahkan dalam situasi ini -- itu adalah hal yang patut dipuji.
Kelihatannya kecerdasan mereka meningkat selama evolusi.
Mungkin roh itu berpengaruh lebih besar dari pada tubuh.
Pada awalnya, para goblin akan berburu dan mengumpulkan makanan, dan terus bertahan hidup.
Sekarang, dengan bantuan serigala, wilayah mereka sudah jauh meningkat.
Yang lebih mengejutkan lagi, bagaimanapun, adalah tentang pasangan goblin-serigala bisa menggunakan komunikasi telepati.
Mereka telah menjadi goblin pengendara serigala.
Dengan itu, para serigala tidak lagi hanya menjadi tambahan untuk daya tempur kami.
Goblin -- seekor monster yang tidak pernah menang sebelumnya sekarang telah menjadi pemburu handal.
Dan jumlah makanan yang mereka kumpulkan dalam dua hari ini adalah buktinya.
Tetapi, ada satu masalah.
Hidup dengan mengandalkan hasil dari hutan agak tidak pasti.
Aku harus mengajarkan mereka cara berladang secepatnya nanti.
Aku rasa aku perlu memulai dengan mencari bibit tanaman... mungkin padi.
Aku akan mengingatnya.
Untuk sekarang, mari kita nikmati saja partinya tanpa memikirkan yang lain!
Dan jadi hari itu, dalam perayaan untuk evolusi mereka, berakhirnya pertarungan, kesembuhanku, pestanya berlanjut sepanjang malam.

.

Dan matahari terbit lagi.
Semuanya telah berkumpul.
Ada banyak hal untuk dilakukan hari ini, tapi aku harus pertama-tama menyampaikan persoalan yang paling penting.
Itu adalah, peraturan di desa ini.
Itu adalah yang harus diputuskan di paling awal.
Komunitas manapun membutuhkan peraturan. Gagasan dasar untuk orang Jepang.

"Peraturan adalah sesuatu yang melindungi, bukan sesuatu yang dilindungi."

Orang dewasa (termasuk aku) sering bercanda seperti itu, tapi itu tidak penting sekarang.
Aku harus memikirkan tiga peraturan utama.
Setidaknya, aku ingin menjaga ketiganya.
Peraturan lainnya bisa mereka buat dan jalankan sendiri.

「Apa semua sudah berkumpul? Kalau begitu, aku akan mengumumkan peraturannya! Inilah ketiganya, dan aku ingin kalian semua untuk berjanji dengan sungguh-sungguh untuk menepatinya.」

Setelah berkata begitu, aku mengumumkan peraturannya.

1. Jangan menyerang manusia.
2. Jangan bertengkar sesama teman.
3. Jangan memandang rendah ras lainnya.

Jadi itulah ketiga peraturannya.
Dengan banyak pikiran banyak peraturan lainnya harus ditambahkan, tapi mereka akan sulit untuk menepatinya.
Untuk diriku pribadi, aku mendirikan yang terpenting dulu.
Jadi sekarang, bagaimana mereka menanggapinya?

「Apa ini tidak apa? Untuk alasan apa kita harus menghindari bertarung dengan manusia?」

Begitulah Rigur bertanya.
Sebagai balasan, Rigurdo melototi anaknya dengan ekpresi marah. Apa dia mengerti tujuanku?
Mereka benar-benar harus santai sekali-kali.

「Mudah. Aku menyukai manusia. Akhir cerita.」

「Jadi begitu! Mengerti!」

Eh? Dia... mengerti?
Tunggu sebentar, semudah itu?
Tapi dari apa yang kulihat, semuanya setuju dengan penjelasanku.
Aku kira bakalan ada yang tidak nyaman dengan peraturan itu. Aku rasa bersalah sekali-sekali adalah hal yang baik.

「Ah, yaa. Manusia hidup berkelompok, kau tahu. Jika kau mendekati mereka, mereka mungkin akan menjawab dengan kekerasan.
Akan menjadi sangat sulit untuk bertahan hidup jika mereka menyerang dengan serius.
Dan begitulah, ikut campur dengan urusan mereka itu sangat dilarang.
Dan lagian, akan menjadi lebih baik jika kita bisa akrab dengan mereka...」

Aku tidak punya rencana lainnya, jadi aku juga memutuskan untuk mengatakan alasan utamanya.
Tentu saja, "Aku cinta manusia" adalah yang asli. Aku juga kan bekas manusia.
Mendengar penjelasanku, Ranga menunduk dengan dalam.
Yang pentinga, aku mendapat yang kuinginkan.
Dia pasti punya alasannya sendiri untuk menghindari manusia.
Apalagi, ekspresi para hobgoblin juga seperti: "Kami mendengar dan mematuhi!"

「Ada lagi?」

「Untuk tidak memandang rendah ras lainnya... apa itu maksudnya?」

「Oh, yaa, kalian semua sudah berevolusi dan bertambah kuat, kan? Jadi bertingkah sombong dan meninggi dan sok kuat di depan ras yang lebih lemah! Itulah yang menjadi maksudnya.
Bahkan jika kau sudah mendapatkan kekuatan, jangan salah sangka itu dengan kekuatan absolut.
Bukannya akan jadi sangat konyol jika yang sudah kau kalahkan menjadi lebih kuat dan membalas dendan kepadamu?」

Semuanya mendengar dengan antusias.
Sepertinya semua akan baik-baik saja.
Dan di masa depan, bahkan dengan peringatan ini, beberapa akan melewati batas.
Tetap saja, aku sangat senang jika ini bisa mencegah bahkan hanya beberapa kecelakaan.

「Dan begitulah kira-kira. Lakukan yang terbaik untuk mengikuti peraturan ini!」

Dan itulah bagaimana aku memutuskan peraturan baru desa ini.

Akan tetapi, sebuah tragedi nantinya akan terlahir dari salah satu peraturan ini.
Tentu saja, aku tidak mengetahui akan hal itu pada waktunya.
Aku bukanlah mahamengetahui ataupun memiliki kemampuan melihat masa depan...

Semuanya mengangguk mengakuinya.
Dengan ini, kisah baru dimulai untuk komunitas kami.

.

Jadi sekarang, setelah peraturan, kami mendiskusikan pembagian tugas.
Mereka yang bertugas mengawasi.
Mereka yang mencari makanan.
Sebuah tim untuk mengumpulkan bahan-bahan produksi mentah.
Dan sebuah grup untuk pemeliharaan gedung dan peralatan.

Aku menyerahkan tugas mengawasi kepada storm fang wolf -- dikarenakan oleh "Komunikasi Telepati" mereka.
Terdapat tujuh serigala tanpa pasangan... yaa, mempertimbangkan Ranga yang menempel padaku sekuat tenaganya, ada enam kurasa. Aku menyerahkan pengawasan kepada mereka.
Aku akan menyerahkan keterangannya kepada kepala desa Ridurdo.

「Ridurgo! Aku ingin kau menjadi Pemimpin Goblin! Urus desa ini dengan rasa bangga!」

Terus terang, aku hanya memberinya semua tanggung jawab.
Itu, khususnya, adalah sesuatu yang paling ingin aku hindari.
Akan tetapi, aku juga ingin dia berpikir tentang itu.
Aku biasa berkerja sebagai pemborong pekerjaan. Mengurus-urus bukan untukku.
Dan lagi, aku lebih memilih untuk tidak terhenti di desa ini dan kehilangan kesempatan untuk mengunjungi manusia.
Aku tidak boleh menyerah tentang ini, bahkan jika aku harus memaksanya.
Tetapi,

「Ay!!! Yang tidak pantas ini akan dengan bahagia menerima kehormatan ini!!!」

Dengan bercucuran air mata, dia bersedia menerima.
Bagus. Aku lebih suka menjadi pemimpin dengan nama saja.
"Yang berkuasa memerintah, tapi tidak mengatur" (TLN : maksudnya dia ngasih perintah, sisanya up to you)
Saran yang bagus, menurut pendapatku. Jika diperlukan, aku akan menyuarakan pikiranku.
Tapi yang benar... Ridurdo. Goblin tua yang tidak kokoh dan keriput ini dengan satu kakinya yang mati telah menjadi hobgoblin yang tegap dan berotot.
Dihari baiknya, apa mungkin dia akan menjadi lebih kuat dibandingkan anaknya, Riduru, kira-kira ya?
Dasar... monster benar-benar terus saja mengejutkanku.

「Yup. Aku serahkan kepadamu! Oh dan ngomong-ngomong, aku pernah melihat caramu membangun rumah... kau buruk.」

Terus terang, aku bahkan tidak bisa menyebut itu "rumah".

「Sungguh topik memalukan yang Anda bawa-bawa... kalau boleh jujur kepadaMu, kami tidak pernah perlu untuk membangun bangunan besar sebelumnya...」

「Tuh kan. Yaa, Kalian sudah bertambah jumlahnya. Oh, dan tentang pakaian... ada banyak kali lubang -- ada yang bisa kau lakukan tentang itu?」

「Ah! Kami sudah pernah bertransaksi dengan beberapa kelompok mengenai itu. Tentunya anggota mereka sangat ahli dalam pembuatan pakaian!
Terlebih lagi, seseorang yang seahli mereka, pasti mereka tahu cara membangun rumah!」

Jadi begitu.
Sebagai orang dari jasa kontraktor umum aku sendiri punya pengalaman, tapi aku ini orangnya kerjaan-sendiri-sana.
Aku bukanlah orang pembajak-semua-hal dan ada batas untuk kemampuanku.
Jika kita bertemu dengan mereka, mungkin kita bisa mempekerjakan beberapa...
Bukannya kita akan kehilangan sesuatu dengan bertanya.

「Baiklah. Ini mungkin bermanfaat untuk pergi dan menanyakan mereka. Jadi, apa yang kalian gunakan untuk membuat kesepakatan? Emas?」

「Tidak, kami menukarkan beberapa barang dan kepunyaan kami yang "didapat" dari petualang, tapi itu bukanlah pilihan.
Dari pada uang, kami bertukar barang, melakukan kerja serabutan, dan lalu perlahan mengumpulkan cukup uang untuk membeli sesuatu.
Semua perlengkapan yang kami punya kami dapat dari mereka.」

「Oh? Jadi, ras apa mereka itu?」

「Dwarf!」

Dwarf!
Si ahli pandai besi, ras terkenal!
Kami harus pergi!
Dan lagi, ketika para pakaian goblin benar-benar perlu diganti, jirah mereka juga sama hancurnya.
Dan walaupun jirah itu bertahan lebih lama dari pada pakaian rusak, ukurannya tetap tidak cocok.
Jadi itulah hal lain yang perlu ditingkatkan.
Akan tetapi... kami tidak memiliki perlengkapan yang "dijatuhkan" oleh petualang, dan tidak punya uang.
Apa yang harus ditawarkan untuk pertukaran...? Tidak ada terpikirkanku sekarang.

「Aku akan bertemu mereka. Rigurdo, bisa aku serahkan persiapannya padamu?」

「!!! Serahkan padaku! Aku akan segera menyiapkan semuanya pada siang hari!!!」

Rigurdo yang semangat.
Aku serahkan ini padanya. Dia mungkin akan membongkar reruntuhan sekitar untuk mengumpulan sisa uang juga.
Mata uang dunia ini, ya... Aku akan tertawa jika itu kertas.
Kalau dipikir-pikir, aku, diriku, tidak tahu apa-apa tentang ini.
Jika aku berencana untuk mengunjungi kota manusia, aku setidaknya harus tahu tentang pertukaran mata uang mereka.
Yaa, mari tanya si dwarf saja tentang ini.
Jadi, ketika para goblin sibuk dengan pembangunan, haruskah kita pelan-pelan saja mengunjungi si dwarf?
Dan suatu hari aku akan mengunjungi kota manusia.
Dari apa yang kudengar, para dwarf hidup di kota yang sangat besar -- maksudnya untuk seorang setengah-manusia.
Mereka kelihatannya juga memiliki seorang raja mahkota, bukanlah yang goblin bisa temui.
Dan lagi, bisa masuk ke dalam kota saja adalah hal yang mengagumkan.
Diskriminasi terhadap goblin... Kira-kira apa ini berjalan dengan baik.
Aku, sendiri ini, tidak lain adalah slime; kuharap mereka tidak akan terlalu terkejut.
Ketika aku sedang khawatir, aku juga mengharap banyak dari kunjungan ini.

Sudah sangat lama sejak aku setegang ini.


Status

    Nama: Rimuru Tempest
    Spesies: Slime
    Perlindungan Suci: the Storm Crest
    Julukan: One who Commands Monsters
    Sihir: Tidak ada
    Kemampuan: Skill Unik [Great Sage], Skill Unik [Predator], Skill Khusus Slime [Dissolve, Absorb, Regenerate], Skill Ekstra [Water Manipulation], Skill Ekstra [Magic Perception], Skill yang Diturunkan : Ular Hitam [Heat Detection, Noxious Breath], Kelabang [Paralysis Breath], Laba-laba [Sticky Thread, Steel Thread], Kelelawar [Ultrasound Waves], Kadal [Body Armor], Serigala [Supreme Sense of Smell, Telepathic Communication, Coercion]
    Daya Tahan: Thermal Fluctuation Resistance EX, Physical Attack Resistance, Pain Resistance, Electricity Resistance, Paralysis Resistance



0 komentar:

Posting Komentar