(TL Note : Penggantian nama skill.
Supreme Sense of Smell = Super Olfaction,
Telepathic Communication = Thought Transmission,
Coercion = Intimidation
yay... sorry ya lama banget baru ngepost chap 14 nya. hahaha... well... karena ane gak mau disalahin jadi ane mau langsung ngilang aja... wush...)
Chapter 14 - Masalah
Negara militer Dwargon.
Itu adalah Kerajaan para Dwarf.
1,000 tahun telah berlalu sejak generasi pertama pahlawan dwarf, Raja Guran Dwargo, membangun negara ini.
Sampai hari ini, negara ini sudah terlindungi, sebagai mana perkembangannya, adalah sejarah, budaya, dan teknologi.
Raja Gazelle Dwargo sekarang ini merupakan bagian dari generasi ketiga dwarf, tapi memiliki aura yang mirip dengan kakeknya di hari mudanya.
Dia diketahui sebagai pahlawan hebat dan dirayakan sebagai raja bijak untuk kekuasaannya yang adil.
Datarannya di kelola oleh para dwarf.
Sebagai kota dagang yang bebas, ini adalah pusat pertukaran antara segala jenis ras. Terlebih lagi, kotanya memiliki kebijaksanaan netral yang absolut.
Didalam kota ini, si raja bijak tidak akan mentoleransi kekerasan.
Bahkan Kekaisaran di timur menghindari serangan terbuka dengan negara militer Dwargon!
Tidak perlu dibilang, ini adalah topik terfavorit diantara pembicaraan para petualang.
Para dwarf dikenal sebagai musuh yang ganas, bahkan ada yang mengatakan, "berani lawan dwarf sekali, maka tidak akan ada yang kedua kali!".
Reputasi mereka sebagai negara militer tidak hanya pajangan.
Dalam pertarungan, tembok dari prajurit kelas berat akan melindungi Kesatuan Pasukan Sihir.
Musuh yang dilawan akan hancur total dengan serangan sihir yang kuat bahkan sebelum bisa menjebol melewati tembok prajurit.
Selama 1,000 tahun yang lewat ini, kekuatan dari pasukan dwarf yang dihebohkan dengan tak terkalahkan selalu terkenal.
Dan hal yang sudah mendukung itu...
Itu adalah tidak lain dari peralatan yang mereka hasilkan menggunakan kekuatan teknologi mereka.
Senjata dan jirah yang mereka buat menggunakan teknik sudut-tajam (cutting-edge) mereka, jauh melampaui kualitas barang biasa.
Karena itulah!
Daripada bertengkar dengan ras dwarf, orang-orang memilih untuk membuat tali pertemanan.
Untuk alasan ini, bahkan jika ada yang bertemu dengan iblis di wilayah dwarf, jarang ada orang yang akan dengan bodohnya menyebabkan konflik.
Ibu kota mereka adalah tempat dimana manusia dan iblis bergabung.
Itu benar-benar merupakan salah satu dari tempat aneh di dunia.
Tidak lupa juga, selagi ibu kota yang pasti dipenuhi dengan alat-alat perang, ini masih menjadi negara yang bisa menikmati kedamaian.
Mengetahui bahwa negara penjual senjata adalah negara yang paling jauh soal menyebabkan keributan, entah mengapa... ironis.
Di depan pintu masuk, terdapat garis panjang dari orang yang ingin masuk.
Disana, gerbang besar dibangun dengan cukup tinggi untuk benar-benar melindungi gua besar alaminya.
Saat dimana gerbang itu dibuka hanyalah ketika pasukan militer perlu datang dan pergi, dan hanya sebulan sekali lah itu.
Sayangnya, hari ini itu ditutup.
Dibawah gerbang besar, sebuah pintu kecil dibangun untuk tujuan mendadak dari membiarkan orang masuk dan keluar.
Barisan orang ini dibentuk di bagian sisi kiri jalan. Sepertinya yang berada di bagian sisi kanan jalan merupakan area untuk bangsawan dan orang penting lewat.
Itulah yang aku simpulkan selagi aku mengamati sekelilingku ketika berbaris di sisi kiri.
Ketika menunggu, aku melihat kalau disana ada berbagai macam perlakuan orang, seperti ada yang menerima bebas masuk, ketika yang lain akan dibawa ke ruangan lain untuk diperiksa.
Cocok dengan negara militer, penjaga mengambil sikap bertahan yang tegak.
Walaupun kelihatannya bahwa kau bisa bergerak lumayan bebas ketika kau berada di dalam...
Tapi, antrian ini benar-benar sangat panjang. Ini bisa jadi kami akan menghabiskan lebih banyak waktu di sini dari pada ketika di perjalanan...!
Tapi di saat aku memikirkan itu,
「Oi oi! Ada iblis di tempat seperti ini! Kita masih belum di dalam, jadi tidak apa kan untuk membunuh mereka di sini?」
「Hei, apa yang kau lakukan berbaris disana? Kalian benar-benar sombong. Jika kau tidak ingin mati, berikan aku tempat itu!
Juga, tinggalkan semua yang kau miliki di sini. Dan setelah itu aku akan membiarkan kalian pergi kali ini!!!」
Itu benar-benar pernyataan yang cukup meragukan...
Sebenarnya, aku pikir kalau suara yang penuh niat buruk itu ditujukan ke kami.
Di sebelah sini, tidak ada siapa pun selain aku dan Gobuta-kun.
Pokoknya, membawa sebuah kelompok yang hanya menggunakan cawat benar-benar membuatmu mencolok di arah yang buruk.
Riguru juga ingin ikut, tapi aku menolak.
Kelompok lain sedang menginap di jalan masuk di hutan, menunggu kami untuk kembali.
Dan itulah kenapa sekarang hanya kami berdua, tapi aku ingin tahu apa kami benar-benar terlihat seperti mangsa yang empuk?
Kelihatannya bahwa sepasang petualang yang tidak ingin berbaris itu sudah memantau kami.
「Oi oi, Gobuta-kun, apa kau mendengar sesuatu?」
「Iya, aku bisa mendengarnya juga...」
「Apa kau terlibat sesuatu seperti ini juga ketika kau datang?」
「Tentu saja! Aku sampai habis babak belur, lalu aku di bawa oleh kelompok pedagang dari kobold!
Jika mereka tidak menemukanku, aku rasa aku mungkin sudah mati waktu itu~」
「... Jadi kau juga terlibat ya. Baiklah, apa tidak bisa melakukan apapun tentang ini?」
「Ini seperti sudah menjadi takdir monster yang lemah...」
Ini kelihatan seperti kami sedang dalam masalah. Terlebih lagi, ini termasuk kejadian biasa disini...
Aku harap aku tahu ini lebih awal.
Kelihatannya seperti dia sudah menyadari apa yang kupikirkan, Gobuta-kun menggantungkan kepalanya.
Aku akhirnya bisa membuatnya berbicara normal denganku, tapi akankah kesalahan kali ini akan membuatnya kembali ke dirinya yang gugup sebelumnya?
Aku sedikit khawatir.
「Oi! Meskipun kau ini bukan apa-apa selain sampah. Jangan beraninya kau abaikan aku!」
「Dari pada itu, bukankah slime yang berbicara langka? Tidakkah kau pikir itu akan menjadi populer jika dipamerkan?」
Mereka berdua terus membuat percakapan menyebalkan mereka.
Terkadang aku merasa seperti aku ini dianggap bahwa aku memiliki perasaan yang dalam seperti Budha... tapi ini sudah membuatku marah.
「Gobuta-kun... Apa kau mengingat peraturan yang aku katakan sebelumnya?」
「Iya! Tentu saja!」
「Jadi begitu. Baiklah, untuk sebentar saja, aku mau kau untuk menutup mata dan telingamu! Kau tidak boleh menoleh ke arah sini!」
「...? Aku tidak begitu mengerti, tapi aku mengerti!」
Baiklah mari kita lihat. Aku adalah yang membuat peraturannya, tetapi malah aku yang akan melanggarnya duluan...
Jika kelompokku mengetahui hal ini, ini akan menjadi buruk dari sudut pandang pendidikan.
Setelah aku meyakinkan Gobuta-kun, yang sedang berada di jalan, menutup matanya... mari kita mulai membersihkan sampah ini!
Di saat itu, pria di kananku mengalihkan pandangan matanya.
Selanjutnya kuperiksa sekelilingku... Aku melihat kelompok tiga orang yang sedang tersenyum ketika mereka mengamati situasi dari jauh.
Dua orang di depanku ada seorang swordsman dan pria lainnya menggunakan peralatan kelas ringan. Kemungkinan besar, dia berada di posisi pencuri.
Di kelompok tiga orang, disana ada dua yang menggunakan jubah seperti penyihir atau pendeta, dan seorang prajurit yang besar.
Aku membuat prediksi. Mereka semua berada di party yang sama, dan dua orang di depanku ini bermaksud untuk mengusir kami, sesuai dengan rencana mereka.
Setelah itu, yang tiga lainnya akan mengikuti dan membunuh kami ketika kami melarikan diri, dan lalu begitu saja bergabung lagi dengan yang dua ini.
Aku berani bilang kalau ini adalah skenario yang mereka buat.
Dengan begini, mereka pasti sudah membunuh iblis lemah dan mencuri barang mereka.
Itu baik dipikirkan.
Tetapi... kali ini, mereka memilih lawan yang salah!
「Oi oi! Kau harus sabar menunggu untuk giliranmu! Aku ini orangnya sangat penyabar, jadi ini masih belum terlambat untuk meminta ampun. Cepatlah dan antri dari belakang!」
Aku mulai memprovokasi mereka.
Pada saat itu, dua orang di depanku kebingungan, dan wajah mereka dengan cepat berubah merah.
Nih orang pada cepat emosi ya.
「Jangan sok berani ketika kau ini bukan apa-apa selain iblis sampah sialan... jangan sombong!」
「Oi oi, kau akan mati sekarang! Aku bahkan mempertimbangkan hidupmu jika kau menyerahkan barang-barangmu!」
Mereka mengatakan kata-kata yang cocok untuk seorang bawahan.
Heh. Balik ketika aku masih kontraktor umum, jika kau tidak bisa membuat paman berwajah garang menari mengikuti nadamu, kau tidak cocok untuk pekerjaan itu.
Diantara paman-paman itu, bahkan ada beberapa yang memiliki coretan sesuatu (tato) di tubuh mereka.
Ancaman lemah dari anak bawang, bukanlah apa-apa selain angin yang lewat.
「Iblis sampah sialan? Apa kalian membicarakan aku?」
「Tentu saja itu tentang kau! Slime seperti mu hanyalah sampah diantara sampah!」
「Cepatlah dan kesini kau. Sepertinya kau bisa berbicara dengan lancar, jadi aku akan mengubahmu menjadi budak iblis tanpa harus membunuhmu!」
Budak iblis? Rupanya ada sesuatu seperti itu?
Tinggalkan itu untuk saat ini.
Pedagang yang didekatku dan petualang mulai menyadari keributan yang kami buat.
Aku harus mengumpulkan lebih banyak perhatian.
Meskipun aku tidak tahu jika sesuatu seperti pertahanan diri akan bekerja disini... akan menjadi sangat bagus jika ada beberapa orang saja yang bisa menjadi saksi untukku.
Tetapi, apa tidak ada manusia baik yang akan teriak, 'aku akan menyelamatkanmu!', dan langsung lari kesini?
Jika aku adalah wanita cantik, mungkin bakalan ada seseorang yang seperti itu, tapi aku rasa itu tidak mungkin bisa diharapkan untuk seorang slime.
「Menyebutku sampah lagi dan lagi, kau benar-benar bicara sombong! Dan lagi... aku, slime?」
「Bagaimanapun aku melihatnya, kau itu benar-benar slime!」
「Sialan kau, main-main denganku...! Aku tidak bisa memaafkan sudah dibodohi oleh yang lemah sepertimu! Sudah kuduga aku akan membunuhmu!」
Setelah mengatakan itu, mereka berdua menyiapkan senjata mereka.
Ah! Setidaknya mereka ingin menyerangku.
Oh nak. Manusia pertama yang berbicara denganku seperti ini... Sungguh keberuntungan yang buruk. Tidak kukira bahwa iblis akan lebih ramah.
Orang-orang sekitar sudah mulai menjauh untuk melihat dalam lingkaran di sekeliling kami dari jauh.
Mungkin para penjaga juga sudaj menyadari keributan ini, yang mungkin menjadi sebab kenapa mereka menjauhkan diri cepat-cepat.
Baiklah.
Dengan tenang aku maju kedepan dan berkata,
「Kukuku. Kau bilang aku lemah? Seorang slime? ... Sejak kapan aku menjadi slime! Atau hanya kau saja yang sedang bingung?」
Aku sengaja berbicara seolah-olah menyatakan sesuatu yang lain.
Itu memang benar, bahwa bagaimanapun kau melihatnya, aku benar-benar seorang slime. Itu sudah pasti dari kali pertama aku dilihat sebagai slime.
Tapi ini adalah, akting! ... mungkin.
「Apa yang kau katakan? Jangan sok hebat dengan menggertak!」
「Hmph! Jika kau bukan slime kalau begitu tunjukkan wujud aslimu! Setelah kau mati, kau tidak akan bisa membuat alasan!」
Kelihatannya mereka akan menungguku untuk berubah.
Seperti rencana! (TLN : Keikaku dori)
Bahkan sebagai slime, aku percaya kalau aku bisa menang melawan mereka.
Tetapi! Menahan diri akan sangat sulit, jadi aku mungkin tidak sengaja akan membelah mereka menjadi dua.
Itu sulit untuk menyesuaikan kekuatanku di tingkat dimana aku hanya membuat mereka pingsan.
「Baiklah kalau begitu. Aku akan membiarkan kalian melihat, wujud asli dari diriku ini!」
*Ini bahkan bukan wujud terakhirku!
Ketika aku teriak, aku juga mengeluarkan aura jahat untuk mengisyaratkan kekuatanku.
Tentu saja, hanya sedikit saja.
Aku memeriksa sekelilingku untuk melihat apa ada orang yang merasakan aura kecil ini.
Diantara orang yang melihat kami dari jauh, hanya beberapa yang menyadarinya.
Dua orang idiot di depanku dan anggotanya tidak menunjukkan tanda-tanda menyadari hal ini.
Nih orang... kelihatannya cuman menggonggong tapi tidak menggigit.
Aku sudah selesai dengan mengamati situasi sekarang. Baiklah, harus berubah jadi apa aku...
Dari tubuhku keluar kabut tebal.
Ini benar-benar menyelimuti diriku... dan setelah beberapa saat ketika kebutnya hilang untuk menunjukkan iblis yang berbeda.
Serigala hitam.
Oh? Aku ingat terakhir kali menggunakan Pemangsa dan berubah setelah itu, aku sudah mengambil wujud dari Fang Wolf...
Sekarang, aku punya bulu hitam yang identik kepada evolusi Ranga dan kawanannya.
Tapi tidak hanya itu, fisikku bahkah melebihi Ranga, dan sekarang bahkan ada sepasang tanduk di keningku.
Peniruan: Tempest Star Wolf (Serigala Badai Bintang).
... Kelihatannya, jika keturunan dari iblis yang sudah mangsa berevolusi, itu juga akan mempengaruhi peniruanku.
*Kemungkinan besar berhubungan dengan Rimuru menamai mereka, yang membuat mereka menjadi "keluarga" dan berbuhungan.
Ini pasti merupakan bentuk evolusi diatas Ranga. Aku bisa merasakan kekuatan yang melimpah.
Aku yakin kalau pasangan idiot itu akan melarikan diri setelah melihat penampilan ini.
Tapi justru kebalikan dari harapanku,
「Ha! Bahkan jika kau kelihatan lebih kuat dari luar, itu tidak mengubah bahwa kau adalah slime!」
「Oi oi, apa kau pikir kami akan ketakutan dan melarikan diri hanya dari itu!?」
... Mereka tidak menyadari apapun!
Oi oi, kau harusnya bisa tahu tingkat bahayanya hanya dengan melihat!
Dan yang paling penting, jika ada slime berubah, bahkan jika kau tidak bisa mengetahui apa itu adalah ilusi atau sesuatu yang lain, bersikap siaga itu wajib.
Dan masih saja, nih orang tidak perduli sedikit pun.
Mungkin mereka merasa aman dengan keberadaan ketiga teman mereka yang bersembunyi...
Jumlah skill yang bisa aku gunakan juga meningkat.
[Super Olfaction, Thought Transmission, Intimidation, Shadow Movement, Black Lighting].
Shadow Movement (Gerakan Bayangan) adalah skill yang Ranga dan lainnya sedang dalam latihan.
Tujuan mereka adalah untuk bisa menggunakan skill agar untuk masuk kedalam bayangan rekan mereka dan langsung muncul ketika dipanggil.
Sekarang ini, mereka hanya berlatih masuk ke bayangan, jadi sepertinya masih lama lagi.
Dan yang lain, Black Lighting (Kilat Hitam)... aku bisa membayangkan kekuatannya tanpa harus mencobanya. Jika aku mencobanya, orang-orang menyedihkan di depanku ini akan berubah menjadi arang.
Tapi dikarenakan prediksiku agak buruk, kondisi mereka bisa saja menjadi lebih parah. Karena hal ini, tidak ada skill yang bisa kugunakan.
Jika saja [Intimidation] (Intimidasi) akan bekerja kepada si bodoh ini! Di satu sisi, bukankah orang idiot tak terkalahkan?
Pokoknya, hasil akhir adalah aku hanya bisa bisa menakuti beberapa penonton sebagai gantinya.
「Hadehh... Aku tidak perduli lagi. Ini terlalu melelahkan, jadi serang saja aku!」
Aku biarkan mereka menyerangku duluan.
Jika aku menerima serangan ketika meniru, apa yang terjadi?
Di suatu kesempatan, aku sudah bereksperimen tentang itu ketika dalam bentuk kadal.
Aku menemukannya ketika terus-menerus menerima serangan, bahwa ketika menerima kerusakan yang lumayan, peniruannya akan luntur.
Setelah itu, tidak ada kerusakan sedikit pun yang diterima tubuh slimeku.
Kemungkinan besar, ini dikarenakan skill Peniruan yang memanfaatkan energi sihir untuk menciptakan tubuh baru, yang menjadi sebab kenapa tubuh utama tidak menerima kerusakan.
Terdapat dua larangan di skill ini. Setelah Peniruannya lepas, aku tidak akan bisa berubah untuk 3 menit selanjutnya, dan yang lain adalah jika ingin meniru iblis memerlukan sejumlah energi sihir.
Banyaknya energi sihir yang dibutuhkan relatif sedikit, karena itulah ini bukan menjadi masalah, dan tidak ada batas waktu untuk menggunakan skill.
Singkatnya, tidak akan ada masalah kalau aku membiarkan mereka menyerangku sebanyak yang mereka mau.
Dan kalau musuhnya terlampau kuat, aku bisa kembali kewujud slime-ku dan langsung melarikan diri.
Dan pertarungannya dimulai dengan mereka yang menyerang pertama.
「Heh, mati kau!」
「Raaaagh!!! [Wind Slash] !!!!!!」(Tebasan Angin)
Si pencuri melempar banyak pisau ke arahku.
Dan apa si swordsman itu menggunakan serangan skill? Pedangnya bersinar hijau ketika dia mengayunkannya ke arahku.
Claaaang!
Cetar!!!
Secara bersamaan melemparkan tiga pisau cukup mengesankan, tapi tidak cukup daya serang mereka untuk menembus buluku.
Kalau untuk si swordsman, sayangnya... pedang kesayangannya sudah hancur dengan suara cetar.
「Barusan tadi, apa kau melakukan sesuatu?」
Berpura-pura berperan menjadi penjahat dengan pengalaman ringan, aku dengan antusias menanyakan mereka dengan gaya meremehkan.
Tapi jujur saja, kekuatan serangan mereka sangat lemah sampai-sampai pertanyaanku menjadi agak masuk akal.
Apa skill itu tadi cuman untuk pamer?
「Ti-tidak mungkin! Sungguh bulu yang keras...」
「Mustahil... se-sesuatu seperti ini, ini mustahil!!! Pedangku dibuat dari perak! Dia memiliki efek lebih besar terhadap iblis!!!」
... Yaa tentu saja, bukankah perak rapuh? Apa yang dia katakan... orang ini.
「Oi! Kalian bantu kami juga!!!」
Seakan sudah tidak perduli lagi dengan penampilan, dia memanggil temannya. Seperti yang kuduga, tiga orang yang bersembunyi tadi adalah bagian dari kelompok mereka.
「Heh! Ini adalah akhir bagi kau sekarang!」
「Ara ara... dasar, aku tidak mengira kami akan mendapat giliran!」
「Sihir perubahan slime? Menarik. Aku akan pastikan untuk membedahnya setelah membunuhnya!」
「Dari tadi sampai sekarang, dia masih belum bergerak sama sekali. Bergerak mungkin akan menghancurkan mantranya. Bagaimana itu? Apa aku tepat sasaran!?」
Mereka membuat suara berisik sambil mengatakan apa yang mereka suka.
Mereka berlima lalu berpencar dalam lingkaran di sekitarku, dan mulai menyerang di waktu yang sama.
Si pencuri menebasku dengan pedang pendek.
Kali ini, si swordsman merapalkan serangan sihir, [Wind Sickles]. (Dia cukup mengejutkan berbakat.) (Sabit Angin)
Si prajurit kelas berat berteriak 「[Heavy Slash]!!!」 sammbil mengayunkan kapak besarnya. (Tebasan Berat)
Si penyihir juga menggunakan serangan sihir, [Fireball]. (Bola Api)
Si priest sedang membuat perisai sihir untuk jaga-jaga dari seranganku.
Sebagai party, ini adalah formasi yang cukup seimbang.
Walau sayangnya bagi mereka, tidak ada satupun serangan mereka mempengaruhiku...
Aku mengintip sekilas ke arah mereka.
Rupanya, mereka terlalu terkejut untuk membuat suara.
Jika ini sekarang, [Intimidation] mungkin akan berefek.
Aruuuuuuuu~~~!!! (Lolongan serigala)
Aku menggunakan [Intimidation] pada lolonganku.
Tapi, ini ternyata berubah menjadi kegagalan besar...
Bahkan para penontonnya pada pingsan di sini, dan membasahi celana mereka di sana.
Untuk singkatnya, situasinya adalah bencana besar.
Waduh... apa yang harus kulakukan? Ini pasti tidak akan berakhir dengan baik.
Eh? Bagaimana dengan kelompok lima orang tadi?
Mereka telah mendapatkan serangan penuh dari [Intimidation] pada jarak dekat.
Yaa, tentu saja...
Benar-benar tidak perlu dikatakan dengan keras.
Dan tiba-tiba, aku mendeteksi sejumlah penjaga dwarf yang berlari ke arah sini dengan [Magic Perception].
Adapun keadaan pikiranku saat ini...
Aku menatap adegan orang mengotori celana mereka dengan berbagai macam zat, dan aku dengan tak peduli berpikir sendiri sambil melarikan diri dari kenyataan,
「Bersih-bersih setelah kekacauan akan benar-benar merepotkan ya~」
Status
Nama: Rimuru Tempest
Spesies: Slime
Julukan: Crest of Storm
Sihir:
Tidak ada
Kemampuan:
Skill Unik [Great Sage]
Skill Unik [Predator]
Skill Khusus Slime [Dissolution, Absorption, Self-Regeneration]
Skill Ekstra [Water Manipulation]
Skill Ekstra [Magic Perception]
Skill yang Didapat:
Ular Hitam [Heat Perception, Poison Mist Breath]
Kelabang [Paralysis Breath]
Laba-laba [Sticky Thread, Steel Thread]
Kelelawar [Ultrasonic Waves]
Kadal [Body Armor]
Serigala Hitam [Super Olfaction, Thought Transmission, Intimidation, Shadow Movement, Black Lighting]
Daya Tahan:
Heat Fluctuation Resistance EX
Physical Attack Resistance
Pain Immunity
Electrical Resistance
Paralysis Resistance
Supreme Sense of Smell = Super Olfaction,
Telepathic Communication = Thought Transmission,
Coercion = Intimidation
yay... sorry ya lama banget baru ngepost chap 14 nya. hahaha... well... karena ane gak mau disalahin jadi ane mau langsung ngilang aja... wush...)
Chapter 14 - Masalah
Negara militer Dwargon.
Itu adalah Kerajaan para Dwarf.
1,000 tahun telah berlalu sejak generasi pertama pahlawan dwarf, Raja Guran Dwargo, membangun negara ini.
Sampai hari ini, negara ini sudah terlindungi, sebagai mana perkembangannya, adalah sejarah, budaya, dan teknologi.
Raja Gazelle Dwargo sekarang ini merupakan bagian dari generasi ketiga dwarf, tapi memiliki aura yang mirip dengan kakeknya di hari mudanya.
Dia diketahui sebagai pahlawan hebat dan dirayakan sebagai raja bijak untuk kekuasaannya yang adil.
Datarannya di kelola oleh para dwarf.
Sebagai kota dagang yang bebas, ini adalah pusat pertukaran antara segala jenis ras. Terlebih lagi, kotanya memiliki kebijaksanaan netral yang absolut.
Didalam kota ini, si raja bijak tidak akan mentoleransi kekerasan.
Bahkan Kekaisaran di timur menghindari serangan terbuka dengan negara militer Dwargon!
Tidak perlu dibilang, ini adalah topik terfavorit diantara pembicaraan para petualang.
Para dwarf dikenal sebagai musuh yang ganas, bahkan ada yang mengatakan, "berani lawan dwarf sekali, maka tidak akan ada yang kedua kali!".
Reputasi mereka sebagai negara militer tidak hanya pajangan.
Dalam pertarungan, tembok dari prajurit kelas berat akan melindungi Kesatuan Pasukan Sihir.
Musuh yang dilawan akan hancur total dengan serangan sihir yang kuat bahkan sebelum bisa menjebol melewati tembok prajurit.
Selama 1,000 tahun yang lewat ini, kekuatan dari pasukan dwarf yang dihebohkan dengan tak terkalahkan selalu terkenal.
Dan hal yang sudah mendukung itu...
Itu adalah tidak lain dari peralatan yang mereka hasilkan menggunakan kekuatan teknologi mereka.
Senjata dan jirah yang mereka buat menggunakan teknik sudut-tajam (cutting-edge) mereka, jauh melampaui kualitas barang biasa.
Karena itulah!
Daripada bertengkar dengan ras dwarf, orang-orang memilih untuk membuat tali pertemanan.
Untuk alasan ini, bahkan jika ada yang bertemu dengan iblis di wilayah dwarf, jarang ada orang yang akan dengan bodohnya menyebabkan konflik.
Ibu kota mereka adalah tempat dimana manusia dan iblis bergabung.
Itu benar-benar merupakan salah satu dari tempat aneh di dunia.
Tidak lupa juga, selagi ibu kota yang pasti dipenuhi dengan alat-alat perang, ini masih menjadi negara yang bisa menikmati kedamaian.
Mengetahui bahwa negara penjual senjata adalah negara yang paling jauh soal menyebabkan keributan, entah mengapa... ironis.
Di depan pintu masuk, terdapat garis panjang dari orang yang ingin masuk.
Disana, gerbang besar dibangun dengan cukup tinggi untuk benar-benar melindungi gua besar alaminya.
Saat dimana gerbang itu dibuka hanyalah ketika pasukan militer perlu datang dan pergi, dan hanya sebulan sekali lah itu.
Sayangnya, hari ini itu ditutup.
Dibawah gerbang besar, sebuah pintu kecil dibangun untuk tujuan mendadak dari membiarkan orang masuk dan keluar.
Barisan orang ini dibentuk di bagian sisi kiri jalan. Sepertinya yang berada di bagian sisi kanan jalan merupakan area untuk bangsawan dan orang penting lewat.
Itulah yang aku simpulkan selagi aku mengamati sekelilingku ketika berbaris di sisi kiri.
Ketika menunggu, aku melihat kalau disana ada berbagai macam perlakuan orang, seperti ada yang menerima bebas masuk, ketika yang lain akan dibawa ke ruangan lain untuk diperiksa.
Cocok dengan negara militer, penjaga mengambil sikap bertahan yang tegak.
Walaupun kelihatannya bahwa kau bisa bergerak lumayan bebas ketika kau berada di dalam...
Tapi, antrian ini benar-benar sangat panjang. Ini bisa jadi kami akan menghabiskan lebih banyak waktu di sini dari pada ketika di perjalanan...!
Tapi di saat aku memikirkan itu,
「Oi oi! Ada iblis di tempat seperti ini! Kita masih belum di dalam, jadi tidak apa kan untuk membunuh mereka di sini?」
「Hei, apa yang kau lakukan berbaris disana? Kalian benar-benar sombong. Jika kau tidak ingin mati, berikan aku tempat itu!
Juga, tinggalkan semua yang kau miliki di sini. Dan setelah itu aku akan membiarkan kalian pergi kali ini!!!」
Itu benar-benar pernyataan yang cukup meragukan...
Sebenarnya, aku pikir kalau suara yang penuh niat buruk itu ditujukan ke kami.
Di sebelah sini, tidak ada siapa pun selain aku dan Gobuta-kun.
Pokoknya, membawa sebuah kelompok yang hanya menggunakan cawat benar-benar membuatmu mencolok di arah yang buruk.
Riguru juga ingin ikut, tapi aku menolak.
Kelompok lain sedang menginap di jalan masuk di hutan, menunggu kami untuk kembali.
Dan itulah kenapa sekarang hanya kami berdua, tapi aku ingin tahu apa kami benar-benar terlihat seperti mangsa yang empuk?
Kelihatannya bahwa sepasang petualang yang tidak ingin berbaris itu sudah memantau kami.
「Oi oi, Gobuta-kun, apa kau mendengar sesuatu?」
「Iya, aku bisa mendengarnya juga...」
「Apa kau terlibat sesuatu seperti ini juga ketika kau datang?」
「Tentu saja! Aku sampai habis babak belur, lalu aku di bawa oleh kelompok pedagang dari kobold!
Jika mereka tidak menemukanku, aku rasa aku mungkin sudah mati waktu itu~」
「... Jadi kau juga terlibat ya. Baiklah, apa tidak bisa melakukan apapun tentang ini?」
「Ini seperti sudah menjadi takdir monster yang lemah...」
Ini kelihatan seperti kami sedang dalam masalah. Terlebih lagi, ini termasuk kejadian biasa disini...
Aku harap aku tahu ini lebih awal.
Kelihatannya seperti dia sudah menyadari apa yang kupikirkan, Gobuta-kun menggantungkan kepalanya.
Aku akhirnya bisa membuatnya berbicara normal denganku, tapi akankah kesalahan kali ini akan membuatnya kembali ke dirinya yang gugup sebelumnya?
Aku sedikit khawatir.
「Oi! Meskipun kau ini bukan apa-apa selain sampah. Jangan beraninya kau abaikan aku!」
「Dari pada itu, bukankah slime yang berbicara langka? Tidakkah kau pikir itu akan menjadi populer jika dipamerkan?」
Mereka berdua terus membuat percakapan menyebalkan mereka.
Terkadang aku merasa seperti aku ini dianggap bahwa aku memiliki perasaan yang dalam seperti Budha... tapi ini sudah membuatku marah.
「Gobuta-kun... Apa kau mengingat peraturan yang aku katakan sebelumnya?」
「Iya! Tentu saja!」
「Jadi begitu. Baiklah, untuk sebentar saja, aku mau kau untuk menutup mata dan telingamu! Kau tidak boleh menoleh ke arah sini!」
「...? Aku tidak begitu mengerti, tapi aku mengerti!」
Baiklah mari kita lihat. Aku adalah yang membuat peraturannya, tetapi malah aku yang akan melanggarnya duluan...
Jika kelompokku mengetahui hal ini, ini akan menjadi buruk dari sudut pandang pendidikan.
Setelah aku meyakinkan Gobuta-kun, yang sedang berada di jalan, menutup matanya... mari kita mulai membersihkan sampah ini!
Di saat itu, pria di kananku mengalihkan pandangan matanya.
Selanjutnya kuperiksa sekelilingku... Aku melihat kelompok tiga orang yang sedang tersenyum ketika mereka mengamati situasi dari jauh.
Dua orang di depanku ada seorang swordsman dan pria lainnya menggunakan peralatan kelas ringan. Kemungkinan besar, dia berada di posisi pencuri.
Di kelompok tiga orang, disana ada dua yang menggunakan jubah seperti penyihir atau pendeta, dan seorang prajurit yang besar.
Aku membuat prediksi. Mereka semua berada di party yang sama, dan dua orang di depanku ini bermaksud untuk mengusir kami, sesuai dengan rencana mereka.
Setelah itu, yang tiga lainnya akan mengikuti dan membunuh kami ketika kami melarikan diri, dan lalu begitu saja bergabung lagi dengan yang dua ini.
Aku berani bilang kalau ini adalah skenario yang mereka buat.
Dengan begini, mereka pasti sudah membunuh iblis lemah dan mencuri barang mereka.
Itu baik dipikirkan.
Tetapi... kali ini, mereka memilih lawan yang salah!
「Oi oi! Kau harus sabar menunggu untuk giliranmu! Aku ini orangnya sangat penyabar, jadi ini masih belum terlambat untuk meminta ampun. Cepatlah dan antri dari belakang!」
Aku mulai memprovokasi mereka.
Pada saat itu, dua orang di depanku kebingungan, dan wajah mereka dengan cepat berubah merah.
Nih orang pada cepat emosi ya.
「Jangan sok berani ketika kau ini bukan apa-apa selain iblis sampah sialan... jangan sombong!」
「Oi oi, kau akan mati sekarang! Aku bahkan mempertimbangkan hidupmu jika kau menyerahkan barang-barangmu!」
Mereka mengatakan kata-kata yang cocok untuk seorang bawahan.
Heh. Balik ketika aku masih kontraktor umum, jika kau tidak bisa membuat paman berwajah garang menari mengikuti nadamu, kau tidak cocok untuk pekerjaan itu.
Diantara paman-paman itu, bahkan ada beberapa yang memiliki coretan sesuatu (tato) di tubuh mereka.
Ancaman lemah dari anak bawang, bukanlah apa-apa selain angin yang lewat.
「Iblis sampah sialan? Apa kalian membicarakan aku?」
「Tentu saja itu tentang kau! Slime seperti mu hanyalah sampah diantara sampah!」
「Cepatlah dan kesini kau. Sepertinya kau bisa berbicara dengan lancar, jadi aku akan mengubahmu menjadi budak iblis tanpa harus membunuhmu!」
Budak iblis? Rupanya ada sesuatu seperti itu?
Tinggalkan itu untuk saat ini.
Pedagang yang didekatku dan petualang mulai menyadari keributan yang kami buat.
Aku harus mengumpulkan lebih banyak perhatian.
Meskipun aku tidak tahu jika sesuatu seperti pertahanan diri akan bekerja disini... akan menjadi sangat bagus jika ada beberapa orang saja yang bisa menjadi saksi untukku.
Tetapi, apa tidak ada manusia baik yang akan teriak, 'aku akan menyelamatkanmu!', dan langsung lari kesini?
Jika aku adalah wanita cantik, mungkin bakalan ada seseorang yang seperti itu, tapi aku rasa itu tidak mungkin bisa diharapkan untuk seorang slime.
「Menyebutku sampah lagi dan lagi, kau benar-benar bicara sombong! Dan lagi... aku, slime?」
「Bagaimanapun aku melihatnya, kau itu benar-benar slime!」
「Sialan kau, main-main denganku...! Aku tidak bisa memaafkan sudah dibodohi oleh yang lemah sepertimu! Sudah kuduga aku akan membunuhmu!」
Setelah mengatakan itu, mereka berdua menyiapkan senjata mereka.
Ah! Setidaknya mereka ingin menyerangku.
Oh nak. Manusia pertama yang berbicara denganku seperti ini... Sungguh keberuntungan yang buruk. Tidak kukira bahwa iblis akan lebih ramah.
Orang-orang sekitar sudah mulai menjauh untuk melihat dalam lingkaran di sekeliling kami dari jauh.
Mungkin para penjaga juga sudaj menyadari keributan ini, yang mungkin menjadi sebab kenapa mereka menjauhkan diri cepat-cepat.
Baiklah.
Dengan tenang aku maju kedepan dan berkata,
「Kukuku. Kau bilang aku lemah? Seorang slime? ... Sejak kapan aku menjadi slime! Atau hanya kau saja yang sedang bingung?」
Aku sengaja berbicara seolah-olah menyatakan sesuatu yang lain.
Itu memang benar, bahwa bagaimanapun kau melihatnya, aku benar-benar seorang slime. Itu sudah pasti dari kali pertama aku dilihat sebagai slime.
Tapi ini adalah, akting! ... mungkin.
「Apa yang kau katakan? Jangan sok hebat dengan menggertak!」
「Hmph! Jika kau bukan slime kalau begitu tunjukkan wujud aslimu! Setelah kau mati, kau tidak akan bisa membuat alasan!」
Kelihatannya mereka akan menungguku untuk berubah.
Seperti rencana! (TLN : Keikaku dori)
Bahkan sebagai slime, aku percaya kalau aku bisa menang melawan mereka.
Tetapi! Menahan diri akan sangat sulit, jadi aku mungkin tidak sengaja akan membelah mereka menjadi dua.
Itu sulit untuk menyesuaikan kekuatanku di tingkat dimana aku hanya membuat mereka pingsan.
「Baiklah kalau begitu. Aku akan membiarkan kalian melihat, wujud asli dari diriku ini!」
*Ini bahkan bukan wujud terakhirku!
Ketika aku teriak, aku juga mengeluarkan aura jahat untuk mengisyaratkan kekuatanku.
Tentu saja, hanya sedikit saja.
Aku memeriksa sekelilingku untuk melihat apa ada orang yang merasakan aura kecil ini.
Diantara orang yang melihat kami dari jauh, hanya beberapa yang menyadarinya.
Dua orang idiot di depanku dan anggotanya tidak menunjukkan tanda-tanda menyadari hal ini.
Nih orang... kelihatannya cuman menggonggong tapi tidak menggigit.
Aku sudah selesai dengan mengamati situasi sekarang. Baiklah, harus berubah jadi apa aku...
Dari tubuhku keluar kabut tebal.
Ini benar-benar menyelimuti diriku... dan setelah beberapa saat ketika kebutnya hilang untuk menunjukkan iblis yang berbeda.
Serigala hitam.
Oh? Aku ingat terakhir kali menggunakan Pemangsa dan berubah setelah itu, aku sudah mengambil wujud dari Fang Wolf...
Sekarang, aku punya bulu hitam yang identik kepada evolusi Ranga dan kawanannya.
Tapi tidak hanya itu, fisikku bahkah melebihi Ranga, dan sekarang bahkan ada sepasang tanduk di keningku.
Peniruan: Tempest Star Wolf (Serigala Badai Bintang).
... Kelihatannya, jika keturunan dari iblis yang sudah mangsa berevolusi, itu juga akan mempengaruhi peniruanku.
*Kemungkinan besar berhubungan dengan Rimuru menamai mereka, yang membuat mereka menjadi "keluarga" dan berbuhungan.
Ini pasti merupakan bentuk evolusi diatas Ranga. Aku bisa merasakan kekuatan yang melimpah.
Aku yakin kalau pasangan idiot itu akan melarikan diri setelah melihat penampilan ini.
Tapi justru kebalikan dari harapanku,
「Ha! Bahkan jika kau kelihatan lebih kuat dari luar, itu tidak mengubah bahwa kau adalah slime!」
「Oi oi, apa kau pikir kami akan ketakutan dan melarikan diri hanya dari itu!?」
... Mereka tidak menyadari apapun!
Oi oi, kau harusnya bisa tahu tingkat bahayanya hanya dengan melihat!
Dan yang paling penting, jika ada slime berubah, bahkan jika kau tidak bisa mengetahui apa itu adalah ilusi atau sesuatu yang lain, bersikap siaga itu wajib.
Dan masih saja, nih orang tidak perduli sedikit pun.
Mungkin mereka merasa aman dengan keberadaan ketiga teman mereka yang bersembunyi...
Jumlah skill yang bisa aku gunakan juga meningkat.
[Super Olfaction, Thought Transmission, Intimidation, Shadow Movement, Black Lighting].
Shadow Movement (Gerakan Bayangan) adalah skill yang Ranga dan lainnya sedang dalam latihan.
Tujuan mereka adalah untuk bisa menggunakan skill agar untuk masuk kedalam bayangan rekan mereka dan langsung muncul ketika dipanggil.
Sekarang ini, mereka hanya berlatih masuk ke bayangan, jadi sepertinya masih lama lagi.
Dan yang lain, Black Lighting (Kilat Hitam)... aku bisa membayangkan kekuatannya tanpa harus mencobanya. Jika aku mencobanya, orang-orang menyedihkan di depanku ini akan berubah menjadi arang.
Tapi dikarenakan prediksiku agak buruk, kondisi mereka bisa saja menjadi lebih parah. Karena hal ini, tidak ada skill yang bisa kugunakan.
Jika saja [Intimidation] (Intimidasi) akan bekerja kepada si bodoh ini! Di satu sisi, bukankah orang idiot tak terkalahkan?
Pokoknya, hasil akhir adalah aku hanya bisa bisa menakuti beberapa penonton sebagai gantinya.
「Hadehh... Aku tidak perduli lagi. Ini terlalu melelahkan, jadi serang saja aku!」
Aku biarkan mereka menyerangku duluan.
Jika aku menerima serangan ketika meniru, apa yang terjadi?
Di suatu kesempatan, aku sudah bereksperimen tentang itu ketika dalam bentuk kadal.
Aku menemukannya ketika terus-menerus menerima serangan, bahwa ketika menerima kerusakan yang lumayan, peniruannya akan luntur.
Setelah itu, tidak ada kerusakan sedikit pun yang diterima tubuh slimeku.
Kemungkinan besar, ini dikarenakan skill Peniruan yang memanfaatkan energi sihir untuk menciptakan tubuh baru, yang menjadi sebab kenapa tubuh utama tidak menerima kerusakan.
Terdapat dua larangan di skill ini. Setelah Peniruannya lepas, aku tidak akan bisa berubah untuk 3 menit selanjutnya, dan yang lain adalah jika ingin meniru iblis memerlukan sejumlah energi sihir.
Banyaknya energi sihir yang dibutuhkan relatif sedikit, karena itulah ini bukan menjadi masalah, dan tidak ada batas waktu untuk menggunakan skill.
Singkatnya, tidak akan ada masalah kalau aku membiarkan mereka menyerangku sebanyak yang mereka mau.
Dan kalau musuhnya terlampau kuat, aku bisa kembali kewujud slime-ku dan langsung melarikan diri.
Dan pertarungannya dimulai dengan mereka yang menyerang pertama.
「Heh, mati kau!」
「Raaaagh!!! [Wind Slash] !!!!!!」(Tebasan Angin)
Si pencuri melempar banyak pisau ke arahku.
Dan apa si swordsman itu menggunakan serangan skill? Pedangnya bersinar hijau ketika dia mengayunkannya ke arahku.
Claaaang!
Cetar!!!
Secara bersamaan melemparkan tiga pisau cukup mengesankan, tapi tidak cukup daya serang mereka untuk menembus buluku.
Kalau untuk si swordsman, sayangnya... pedang kesayangannya sudah hancur dengan suara cetar.
「Barusan tadi, apa kau melakukan sesuatu?」
Berpura-pura berperan menjadi penjahat dengan pengalaman ringan, aku dengan antusias menanyakan mereka dengan gaya meremehkan.
Tapi jujur saja, kekuatan serangan mereka sangat lemah sampai-sampai pertanyaanku menjadi agak masuk akal.
Apa skill itu tadi cuman untuk pamer?
「Ti-tidak mungkin! Sungguh bulu yang keras...」
「Mustahil... se-sesuatu seperti ini, ini mustahil!!! Pedangku dibuat dari perak! Dia memiliki efek lebih besar terhadap iblis!!!」
... Yaa tentu saja, bukankah perak rapuh? Apa yang dia katakan... orang ini.
「Oi! Kalian bantu kami juga!!!」
Seakan sudah tidak perduli lagi dengan penampilan, dia memanggil temannya. Seperti yang kuduga, tiga orang yang bersembunyi tadi adalah bagian dari kelompok mereka.
「Heh! Ini adalah akhir bagi kau sekarang!」
「Ara ara... dasar, aku tidak mengira kami akan mendapat giliran!」
「Sihir perubahan slime? Menarik. Aku akan pastikan untuk membedahnya setelah membunuhnya!」
「Dari tadi sampai sekarang, dia masih belum bergerak sama sekali. Bergerak mungkin akan menghancurkan mantranya. Bagaimana itu? Apa aku tepat sasaran!?」
Mereka membuat suara berisik sambil mengatakan apa yang mereka suka.
Mereka berlima lalu berpencar dalam lingkaran di sekitarku, dan mulai menyerang di waktu yang sama.
Si pencuri menebasku dengan pedang pendek.
Kali ini, si swordsman merapalkan serangan sihir, [Wind Sickles]. (Dia cukup mengejutkan berbakat.) (Sabit Angin)
Si prajurit kelas berat berteriak 「[Heavy Slash]!!!」 sammbil mengayunkan kapak besarnya. (Tebasan Berat)
Si penyihir juga menggunakan serangan sihir, [Fireball]. (Bola Api)
Si priest sedang membuat perisai sihir untuk jaga-jaga dari seranganku.
Sebagai party, ini adalah formasi yang cukup seimbang.
Walau sayangnya bagi mereka, tidak ada satupun serangan mereka mempengaruhiku...
Aku mengintip sekilas ke arah mereka.
Rupanya, mereka terlalu terkejut untuk membuat suara.
Jika ini sekarang, [Intimidation] mungkin akan berefek.
Aruuuuuuuu~~~!!! (Lolongan serigala)
Aku menggunakan [Intimidation] pada lolonganku.
Tapi, ini ternyata berubah menjadi kegagalan besar...
Bahkan para penontonnya pada pingsan di sini, dan membasahi celana mereka di sana.
Untuk singkatnya, situasinya adalah bencana besar.
Waduh... apa yang harus kulakukan? Ini pasti tidak akan berakhir dengan baik.
Eh? Bagaimana dengan kelompok lima orang tadi?
Mereka telah mendapatkan serangan penuh dari [Intimidation] pada jarak dekat.
Yaa, tentu saja...
Benar-benar tidak perlu dikatakan dengan keras.
Dan tiba-tiba, aku mendeteksi sejumlah penjaga dwarf yang berlari ke arah sini dengan [Magic Perception].
Adapun keadaan pikiranku saat ini...
Aku menatap adegan orang mengotori celana mereka dengan berbagai macam zat, dan aku dengan tak peduli berpikir sendiri sambil melarikan diri dari kenyataan,
「Bersih-bersih setelah kekacauan akan benar-benar merepotkan ya~」
Status
Nama: Rimuru Tempest
Spesies: Slime
Julukan: Crest of Storm
Sihir:
Tidak ada
Kemampuan:
Skill Unik [Great Sage]
Skill Unik [Predator]
Skill Khusus Slime [Dissolution, Absorption, Self-Regeneration]
Skill Ekstra [Water Manipulation]
Skill Ekstra [Magic Perception]
Skill yang Didapat:
Ular Hitam [Heat Perception, Poison Mist Breath]
Kelabang [Paralysis Breath]
Laba-laba [Sticky Thread, Steel Thread]
Kelelawar [Ultrasonic Waves]
Kadal [Body Armor]
Serigala Hitam [Super Olfaction, Thought Transmission, Intimidation, Shadow Movement, Black Lighting]
Daya Tahan:
Heat Fluctuation Resistance EX
Physical Attack Resistance
Pain Immunity
Electrical Resistance
Paralysis Resistance