Chapter 15 - Kesepakatan dengan si Penjaga Keamanan
「Aku meminta maaf sedalam-dalamnya~~~!!!」
Aku menundukkan kepalaku sedalam mungkin (setidaknya dalam hatiku!).
Kami sedang ditahan di pos keamanan dari penjaga gerbang bangsa dwarf.
.
Setelah menyebabkan keributan sampai seperti tu, entang mengapa sangat jelas bahwa aku tidak akan dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan di tempat.
Para penjaga bangsa dwarf telah dengan cepat datang dan langsung mengepung kami yang terlibat.
Walaupun... 5 orang musuhku sebelumnya telah kalah telak, jadi aku merasa kalau aku hanya sedang terjebak dalam lingkaran itu.
Itu dia! Aku harusnya diam-diam berubah kembali menjadi slime dan... Melarikan diri.
Aku berpikir pada diriku sendiri, 'Eureka!'.
Tapi sekembalinya aku menjadi bentuk slime-ku dan berusaha untuk kabur...
Tangkap!
Badanku ditangkap dengan paksa, dan lalu perasaan seperti dikantungi datang padaku.
Aku dengan mudahnya ditangkap...
Prajurit-san yang menangkapku tersenyum dengan wajah yang berkata, 'Kau pikir mau pergi kemana dirimu?'
Tapi aku bisa mengetahui dari urat yang mengumpul di keningnya, bahwa dia tidak bahagia sedikit pun.
「Tung-, aku belum melakukan apapun kau tahu! Aku juga korban dari masalah ini!」
Aku mencoba memohon bagaimana Gobuta-kun akan melakukannya, tetapi...
「Ah hah. Apa itu benar! Semuanya sama, aku akan mendengarkan ceritamu di pos keamanan! Kau sebaiknya tidak berpikir untuk melarikan diri!」
Dia masih memasang senyum indah itu, bahkan ketika sedang memperingatiku.
Itu mungkin ide yang baik untuk menyerah saja...
Tiba-tiba aku berpikir pada diriku, 'Apa yang Gobuta-kun lakukan sekarang?', dan ketika aku melihat sekitar...
Aku melihat itu bahkan sampai sekarang, matanya masih tertutup dan telinganya masih ditutupinya.
...Si idiot itu! Apa yang dipikirkannya?
Tidak tunggu... dia mungkin tidak berpikir sama sekali. Lagian dia itu kan bodoh.
Ketika entah mengapa aku merasa terkejut, aku memanggil Gobuta-kun kemari.
Dan inilah bagaimana kami diseret ke pos keamanan.
.
Urutan bagaimana kejadiannya berlangsung waktu itu.
Pertama, aku dipaksa untuk bertarung!
Kedua, aku berubah menjadi serigala!
Ketiga, Aku mengeluarkan lolongan di volume yang agak kuat.
Bagaimana itu? Aku tidak ada salah kan?
Dengan itu di pikiranku, aku curi-curi pandang dengan si prajurit-san.
Seperti biasa, dia masih memasang senyum indahnya itu.
Janggutnya yang sangat cocok dengan penampilannya yang seperti orang baik dan lemah lembut.
Walau sangat disayangkan sih~, jika saja urat di keningnya itu agak tenang...
「Umm~, kenapa aku ikut dibawa bersamamu?」
「Dasar i-di-ot! Apa yang kau katakan? Karena kau ikut terlibat dalam kekacauan itulah, kita yang jadi disalahkan!」
「Eh?! Jadi itu yang terjadi! Aku benar-benar minta maaf... Aku menyebabkan banyak masalah lagi...」
「Yaa, kali ini itu tidak terelakkan, tapi pastikan untuk lebih hati-hati lain waktu oke?」
Haahh. Kurasa aku berhasil menipunya. Apa yang aku gunakan barusan tadi adalah serangan penghabisan, "ini semua salahmu"! (TLN : Original text = 人のせい / Omae no sei. Jurus yang paling sering ane pake nih.)
Ini merupakan teknik sosial tingkat lanjut yang bisa kau kuasai hanya setelah bertahun-tahun pengalaman. Triknya adalah agar pihak sebelah tidak mencurigai dirimu.
Ini termasuk sulit untuk digunakan!
Lanjut saja.
Sebenarnya, ketika aku pura-pura mengingat bagaimana kejadian itu terjadi, sebagian besar memang benar.
Menggunakan informasi yang mereka dapat dari saksi, para penjaga juga sudah sampai di kesimpulan yang sama dengan yang bagaimana kusampaikan.
Aku merasa bahwa sikap mereka terhadapku menjadi sedikit lebih lembut.
「Oke, Tentang monster serigala itu. Apa itu?」
Yang sedang bertanya adalah si prajurit-san yang bertugas dalam investigasi.
Apa yang dia maksud apa itu?
Nama dari spesiesnya?
「Begini, nama dari spesies serigala itu adalah-...」
「Bukan itu. Aku tidak perlu tahu nama spesiesnya, atau sesuatu seperti itu. Kenapa monster seperti itu bisa muncul di tempat itu? Sejak awal, dari mana dia itu datang dan kemana dia pergi? Katakan semua yang kau ketahui!」
Mm?
Walaupun aku katakan pada mereka kalau aku berubah menjadi serigala itu, kelihatannya mereka tidak mempercayaiku?
Sebagai peraturan, pahlawan menyembunyikan fakta bahwa mereka bisa berubah, tapi aku bukan pahlawan.
Itulah kenapa aku mengatakan semuanya dengan terbuka, dan tetap saja...
「Tidak... sekarang lihat kesini, aku bilang padamu kalau itu adalah aku yang berubah menjadi serigala itu!」
「Haa~. Dasar, aku mendapati bahwa itu adalah hal yang langka untuk slime bisa berbicara, tapi berubah?」
「Tunggu tunggu, lalu haruskah aku tunjukkan padamu kalau aku bisa melakukannya?」
「Hmph. Sudahlah terserah. Tetapi, mari kita anggap saja kalau si serigala itu adalah dirimu. Kenapa kau bisa berubah? Bukannya kau slime?」
Eh?
Dihadapkan dengan pertanyaan seperti itu, bagaimana aku harus menjawab?
Menjawab dengan jujur, 'Itu adalah skill unik', akan menjadi tindakan bodoh. Jika aku melakukannya, itu akan menempatkanku di level yang sama dengan Gobuta-kun.
Berpikir!
Mendapat sebuah penjelasan yang bagus di momen ini, diriku!!!
「Sebenarnya itu... seorang penyihir meletak kutukan kepadaku. Kupikir itu dilakukannya karena iri akan bakatku... Waktu itu, aku adalah pengguna sihir ilusi.」
「Uh huh. Dikutuk oleh penyihir... kau bilang. Terus?」
「Yaa itu, oh iya. Aku telah belajar banyak mantra ilusi dan berfokus untuk belajar, tapi seorang penyihir jahat mengubahku menjadi slime...
Sekarang, aku sedang dalam perjalanan menemukan metode untuk menghancurkan kutukan ini padaku... dan seperti itulah kejadiannya!」
「Bagaimana kau bisa bertemu dengan si penyihir jahat ini? Kenapa kau tidak dibunuh tapi malah dikutuk?」
Ughh... padalah akan sangat bagus kalau dia menerima semuanya begitu saja... Ketekunannya hampir menjengkelkan.
Yaa, ini cukup masuk akal aku rasa. Jika dia percaya padaku hanya seperti itu, aku akan menganggapnya tidak lebih baik dari pada goblin.
Dan dimulai sekarang, ini kelihatan menjadi 2 jam yang tidak pernah berakhir berlalu.
Itu adalah waktu dimana serangan dan pertahanan tiada akhir (tanya jawab) antara diriku dan prajurit-san.
.
.
.
-Pertukaran kata-kata yang penuh gairah antara dua orang, telah perlahan membentuk menjadi sebuah cerita yang tidak pernah didengar sebelumnya.
Ceritanya tentang seorang wanita cantik jelita, yang dikutuk oleh penyihir jahat dan diubah menjadi slime.-
Aku tidak bermaksud untuk mengubahnya sampai kesitu, tapi pada saat aku menjawab pertanyaan tepat prajurit-san di depan semuanya, aku malah melahirkan sebuah cerita aneh yang sangat aneh.
Pada akhirnya, aku adalah si gadis muda yang jenius dalam berubah dan sihir ilusi. Dia dikutuk oleh penyihir (witch) dan sedang dalam perjalanan untuk menghancurkan mantra itu, atau begitulah jadinya...
Kau mau bertanya, bagaimana bisa jadi seperti ini?
Kapanpun aku mengatakan sesuatu yang aneh, prajurit-san akan dengan kejamnya menjatuhkanku dalam nama investigasi.
Dan dalam proses memperbaiki ceritaku agar cukup untuk membuatnya mengatakan, 'Jadi seperti itu rupanya!', itu sudah sangat terlambat...
Diriku dan prajurit-san. Pada akhir semua itu, kami telah bertukar pandangan yang penuh akan perasaan pencapaian... walau aku tidak punya mata sih!
Tidak ada kata terucap, tapi perasaan kami telah bersilang satu sama lain.
「Baiklah! Bukti yang tertulis (walau isinya gak masuk akal...) telah selesai! Terima kasih atas kerja samamu! Ngomong-ngomong, apa yang akan kalian berdua-...」
Jedar!
「In- ini buruk! Dibawah tempat tambangan, seekor Armorsaurus muncul! Mereka bilang kalau beberapa penambang yang sedang mencari ore telah terluka!」(TLN : ore = bijih besi)
「Apa?! Jadi, apa Armosaurus ini masih belum dikalahkan?」
「Tidak ada masalah tentang itu! Barusan, pasukan penindas telah dikerahkan. Tapi mereka yang terluka sedang dalam kondisi buruk. Aku tidak tahu apakah itu karena persiapan atau hal yang lain, tapi semua yang berhubungan dengan obat telah habis terjual, dan kelihatannya mereka tidak akan mengeluarkan stok darurat dari kastil...」
「Apa tidak ada healer disana?」 (TLN : Healer = Penyembuh)
「Itu sih... kau tahu kalau untuk menambang "magic ore" kau perlu untuk masuk jauh kedalam gua, kan? Saat ini, semua healer yang bisa dipakai telah dibawa untuk mengawal para penambang, dan yang hanya bisa dipakai saat ini hanyalah para tanduk hijau!!!」 (TLN : magic ore = bijih besi sihir)(tanjuk hijau = Greenhorn, atau bisa dibilang sih orang yang suka cari muka gitu.)
「Apa kau bilang...!?」
Ini sepertinya merupakan situasi yang serius... dan mereka telah benar-benar melupakan aku disini.
Aku berpikir sendiri, 'Kalau disana adalah stok darurat di dalam kastil, keluarkan mereka!'...
Obat penyembuh ya. Walaupun aku punya mereka... apa yang harus kulakukan?
「Oi, tuan! Tuan!!!」
Aku memutuskan untuk memberikan mereka beberapa.
Untuk kenapa aku melakukan ini, ini bukan karena aku berpikir mungkin membangun imej bagus diriku mungkin akan membuktikan bahwa aku tidak bersalah di kecelakaan barusan... ini benar-benar tidak seperti itu!
Menyelamatkan hidup adalah hal yang alami untuk dilakukan!
Walau aku mengakuinya, aku terdengar mencurigakan...
Tapi mereka bilang kalau rasa kasihan itu bukan untuk keuntungan orang lain. Dalam kata lain, sesuatu yang bagus akan terjadi kepadaku!
「Ada apa? Aku sibuk sekarang! Investigasinya telah selesai sekarang, tapi aku masih belum bisa mengeluarkan dirimu. Untuk saat ini, kau akan menunggu di tempat ini!」
「Tidak tidak, bukan itu. Ini tentang ini, kau lihat?」
Aku mengeluarkan obat dari kantungku. (Atau kalau dari sudut pandang mereka, aku hanya sedang meludah.)
「...? Ah, apa ini?」
「Ini adalah obat penyembuh. Ini berkualitas unggul! Bagus untuk diminum! Bagus untuk diberi ke luka!」
「Ha? Kenapa malah slime sepertimu memiliki sesuatu seperti obat-obatan?」
Hei hei... Kemana karakterku yang sebelumnya (cerita tentang si gadis muda) pergi.
Barusan aku benar-benar diperlakukan seperti slime! Seperti yang kuduga, dia ternyata juga mengikuti arus pada waktu itu.
Yaa kesampingkan itu dulu...
「Itu tidak terlalu penting kan? Coba saja gunakan ini. Berapa banyak yang kau butuhkan?」
「Enam orang yang terluka tapi... apa kau punya cukup?」
Si prajurit-san muda, yang telah datang melaporkan situasi, sedang menatapku dengan curiga.
Monster memberikanmu obat... jika itu aku, aku tidak akan menerimanya.
「Tsk! Bagaimana pun, jangan tinggalkan ruangan! Kita pergi sekarang!」
「Eh? Tapi, kapten... itu adalah monster kau tau?」
「Diamlah! Kita pergi! Cepatlah tunjukkan jalannya!!!」
Sambil mengatakan itu, si prajurit-san yang berjanggut yang dipanggil sebagai kapten mengambil 6 obat yang kukeluarkan dan langsung berlari.
Walaupun kami tidak pernah berbicara dengan baik satu sama lain, aku pikir dia memutuskan untuk percaya denganku.
Dia kelihatannya orang yang baik, tepat seperti penampilannya. Walau itu mengejutkan bahwa dia merupakan seorang kapten.
「Apa sudah berakhir sekarang?」
Itu adalah Gobuta-kun yang bertanya. Dia telah diam saja dari dimulainya interogasi, hanya terkadang mengangguk setuju pada kata-kataku.
「Ini masih belum berakhir, tapi yaa... mari kita lihat bagaimana jadinya.」
「Baiklah!」
Dan setelah itu, kami menunggu dalam keadaan pikiran yang benar-benar kosong.
Terkadang, diantara para prajurit yang datang dan keluar dari pos keamanan, beberapa akan menatap kearah kami kebingungan, memiringkan kepala mereka...
Kami telah menghabiskan 1 jam menunggu.
Aku tengah berlatih mengendalikan benang laba-labaku untuk menghabiskan waktu, ketika aku merasakan langkah kaki kembalinya kapten dan anak buahnya.
Berhenti melakukan yang barusan, aku kembali ke ruang tunggu.
Gobuta-kun sedang tidur disana. Nih orang... tanpa disangka, dia mungkin benar-benar merupakan orang yang luar biasa!
「Kau telah menyelamatkan kami! Terima kasih.」
Masuk ke dalam ruangan, si kapten mengucapkan terima kasih sambil menundukkan kepalanya.
Juga dengannya, adalah kelompok penambang yang mengikuti dari belakang.
「Kudengar kaulah yang telah memberikan obatnya! Terima kasih!!!」
「Sejujurnya, aku sedang diambang kehilangan lengan, dan tidak bisa bekerja lagi... benar-benar, terima kasih!!!」
「....」
Semua para penambang mengutarakan rasa terima kasih mereka bergantian.
Oh masih ada satu orang lagi... kenapa dia tidak mengatakan apapun!
Tapi yaa, aku telah menerima perasaan terima kasih mereka.
Sesaat berlalu, dan para penambang telah semua menyelesaikan apa yang mereka ingin ucapkan dan telah pergi.
Sebelum aku menyadarinya, matahari telah terbenam dan diluar telah menjadi gelap.
Setelah itu, si kapten dan aku berbagi cerita lainnya. Kali ini, aku tidak menyembunyikan apapun darinya.
Si lima orang, dari kecelakaan yang sebelumnya terjadi, ternyata adalah petualang yang merupakan bagian dari Freedom Association (Persatuan Kebebasan / Guild).
Kelihatannya, mareka adalah orang-orang berbakat, tapi cukup terkenal sebagai pembuat masalah.
Tanpa menahan apapun lagi, si kapten berkata sambil tertawa, 'Kejadian itu telah memberi mereka pelajaran!'.
Dia juga memberi tahuku, bahwa kalau sudah dipastikan kalau kami tidak melakukan kesalahan apapun, tapi untuk mempertimbangkan perasaan dari penonton yang terlibat dalam kejadian itu, tidak ada pilihan lain selain menahan kami.
Aku menemukan kalau laporan kerusakan tidak pernah dibuat.
Tapi yang benar aja, itu sih masuk akal. Membuat sebuah keluhan yang mengatakan, 'Aku ingin kompensasi atas dalemanku yang ternodai!', akan benar-benar sangat memalukan.
Sebagai balasan, aku juga mengatakan padanya keadaan kami.
Demi menghidupkan kembali desa goblin, kami membutuhkan pakaian, senjata dan jirah. Jika dimungkinkan, aku juga ingin mempekerjakan pengawas untuk desa, dan seterusnya.
Si kapten telah mendengar semua hal yang kukatakan dengan ketertarikan yang tajam.
Ketika para penjaga lainnya mengetahui tentang situasi kami, mereka mulai berbicara kepadaku tentang berbagai macam hal. Bahkan Gobuta-kun di kepung dengan pertanyaan dari segala sisi, kedapatan menjawab konstan dengan ekspresi bingung.
Dan seperti itu, malam pun berlalu...
Hari selanjutnya.
Kami masih berada di pos keamanan.
Gobuta-kun meminjam ruang istirahat. Dia pasti masih tertidur.
Karena aku tidak butuh tidur, aku sudah bedara di luar di halaman belakang, menatap pemandangan dari latihan para penjaga. Beberapa berlatih mengayunkan pedang kayu mereka (atau lebih seperti batang bohon), lainnya sedang bertukar serangan ringan, ketika yang lainnya sedang kerja keras dengan berlari.
Aku sedang santainya melihat dari sisi jalan.
Memperhatikan situasi di depanku, aku simulasikan dalam pikiranku, pertarungan antara berbagai macam monster yang sudah aku mangsa, dan para penjaga yang berlatih.
Ini benar-benar terasa seperti game.
Masih saja, aku ingin tahu jika menggunakan [Great Sage] seperti ini tidak apa-apa? Cara aku menggunakannya, itu bisa di deskripsikan seperti sebuah mutiara di depan babi...
Walaupun seperti itu, mau bagaimana lagi karena ini memang menarik. Tidak ada masalah sama sekali.
Hasil dari simulasinya: kemenangan telak bagi para monster.
Bahkan ketika para penjaga diberikan handikap (bantuan), hanya beberapa yang berhasil mengalahkan kelelawar dan kadal.
Dalam situasi 1 vs 1, kondisinya terlalu menguntungkan bagi para monster.
Tetapi, kelihatannya kalau dalam pertarungan kelompok, dengan 5~6 orang yang membuat satu party, kelihatannya ada beberapa party gabungan yang berhasil mengalahkan laba-labaku.
Dan disisi lain, bahkan dengan semua 20 orang penjaga, mereka tetap tidak bisa mengalahkan kelabangku.
Pokoknya, aku tahu kalau orang-orang ini bukanlah petarung terkuat di negeri ini, jadi mungkin ini adalah level kekuatan standar.
Ketika aku melakukan itu, Gobuta-kun juga telah bagun.
Si kapten juga disini, lapor untuk bertugas.
「Kau sudah bebas sekarang. Aku merasa tidak enak untuk menahanmu sampai sekarang. Walau kami punya reputasi untuk ditegakkan, pada akhirnya kami malah menyita harimu. Maaf!」
「Tidak tidak, sudah hemat biaya penginapan sangat membantu!」
「Mendengar itu benar-benar membuatku senang. Sebagai permintaan maaf, mari aku kenalkan kau kepada ahli blacksmith! (pandai besi)」
「Itu akan sangat bagus! Terima kasih banyak!」
Hal baik sedang terjadi pada kami.
Mengenai inspeksi imigrasi, kami telah diberikan perlakuan istimewa dan itu terjadi tanpa rintangan, sambil di sisi lain kami menghemat uang untuk biaya penginapan.
Aku juga mengira bahwa akan sulit untuk mencari blacksmith yang handal, tapi rekomendasi prajurit-san menyelesaikan semuanya!
Kalau di lihat secara optimis, tidak ada selain hal baik yang terjadi pada kami!
「Tapi sebagai balasan untuk itu...」
Mm? Apa ada maksud tersembunyi dari semua ini?
Ketika itu mengenai hal-hal yang tersembunyi dari permukaan, semua video yang aku suka...
(TLN : IYKWIM)
「Jika kau masih punya sisa dari obat-obatan itu, aku ingin membelinya!」
Jadi begitu rupanya.
Aku telah mendengar tentang itu kemarin, kalau sepertinya stok obat-obatan sedang sedikit.
Mempertimbangkan aku punya banyak persediaan obat-obatan, tidak masalah untuk menjualnya... tapi aku tidak mengetahui harga pasarnya.
Gimana nih?
Yaa, terserah sih.
Obat-obatan ini juga tidak mengeluarkan biaya sepeserpun untuk diproduksi. Jika dia bilang dia membutuhkannya, kalau begitu aku akan memberikan beberapa.
「Aku bisa setuju dengan itu. Walaupun aku bilang begitu, aku juga membutuhkannya, jadi itu tergantung seberapa banyak yang kau butuhkan.」
「Aku tidak masalah walau hanya mengambil sisanya. Bahkan walau itu hanya sisa satu, aku akan mengambilnya!」
Hn? Bukannya itu aneh?
Bukannya dia mencoba untuk memperoleh stok obat-obatan?
Kalau hanya satu, tidak akan menyelesaikan apapun pada saat dibutuhkan...
Aku rasa kebutuhan untuk obat-obatan memang sehebat itu.
「Mm... kalau begitu, bagaimana kalau 5?」
「5! Itu sangat membantu!」
「Aah, dan juga, apa kau tahu kalau itu mungkin akan masih memiliki efek bagus ketika dicampurkan dengan air? Ketika mengobati cedera biasa, hanya 1/10 dari obat itu pasti baik-baik saja!」
Ketika aku menjelaskan bagaimana itu bekerja, si kapten mengangguk dengan wajah yang berteriak, 'Aku ingin lebih!'.
Setelah membuat dia mengerti, aku menyerahkan 5 buah obat dan sebagai kembalinya, aku menerima kantung kecil.
Kubuka kantung itu, aku melihat beberapa koin emas di dalam.
「Walaupun ini mungkin tidak banyak, ini adalah semua yang bisa kami keluarkan. Aku harap kau mau memberikan semuanya dengan 5 koin persatunya.」
Kelihatannya kalau 5 buah obat berharga 25 koin emas.
Tapi untuk saat ini, aku tidak bisa mengetahui untung dan rugi, jadi aku pikir untuk menggunakan kesempatan ini untuk bertanya tentang tingkat mata uang.
「Uhmm, permisi...」
「Apa itu tidak cukup? Tapi ini adalah yang terbaik yang bisa aku tawarkan...」
「Tidak, walau aku tidak masalah dengan jumlah yang kau berikan, ada sesuatu yang aku ingin kau ajarkan padaku!」
「Eh? Kau tidak masalah dengan harga segini? Ka-... kalau begitu apa yang ingin kau tanyakan?」
Hm? Hmm?
Dilihat dari reaksi itu... aku seperti diperas! Mungkin akan lebih baik lagi jika aku menekan harganya sedikit lebih tinggi.
Yaa tidak masalah sih.
Aku merasa kalau kapten-san ini adalah orang baik, jadi aku ragu dia mengambil keuntungan dariku sampai segitunya.
「Sekarang ini, aku hanya memiliki sedikit uang, tapi tidak hanya itu, aku tidak tahu menahu tentang tingkat dan harga uang...
Kalau dimungkinkan, tolong ajari aku mengenai hal ini! Karena kan, menjadi seorang slime, aku bodoh dalam hal seperti ini!」
Cara bicaraku yang sekarang benar-benar berkebalikan dari karakter semalam (cerita tentang gadis muda).
Bagaimana pun, kami berdua juga dari awal tidak pernah percaya dengan cerita itu, jadi tidak ada masalah! (TLN : Bagaimana bisa yang cerita tidak percaya dengan ceritanya sendiri?!)
Dan jadi seperti ini, kami berbicara sebelum keberangkatan yang berlangsung sangat lama, itu sih tidak sampai setelah habis makan siang lalu aku siap berkata, 'Baiklah ayo kita berangkat!'.
Aku tidak bisa merasakan apapun, tapi siapa peduli, itu makanan yang enak.
Status
Nama: Rimuru Tempest
Spesies: Slime
Perlindungan Suci: Crest of Storm
Julukan: "One Who Controls Demons" (Dia yang mengendalikan monster)
Sihir:
Tidak ada
Kemampuan:
Skill Unik [Great Sage]
Skill Unik [Predator]
Skill Khusus Slime [Dissolution, Absorption, Self-Regeneration]
Skill Ekstra [Water Manipulation]
Skill Ekstra [Magic Perception]
Skill yang Didapat:
Ular Hitam [Heat Perception, Poison Mist Breath]
Kelabang [Paralysis Breath]
Laba-laba [Sticky Thread, Steel Thread]
Kelelawar [Ultrasonic Waves]
Kadal [Body Armor]
Serigala Hitam [Super Olfaction, Thought Transmission, Intimidation, Shadow Movement, Black Lighting]
Daya Tahan:
Heat Fluctuation Resistance EX
Physical Attack Resistance
Pain Immunity
Electrical Resistance
Paralysis Resistance
Sebelumnya | List Chapter | Selanjutnya
0 komentar:
Posting Komentar